Aktivis dan Jurnalis RI Ditangkap Israel
Pesan Keluarga WNI yang Ditangkap Israel kepada Pemerintah Indonesia
Sutrawati Kaharuddin orang tua Andi Angga berharap, pemerintah segera bantu membebaskan putranya yang ditangkap Israel di perairan dekat Gaza.
Ia berada di kapal Josef bersama sejumlah relawan kemanusiaan internasional.
Saat ditemui di kediamannya di Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Makassar, Sutrawati terus memanjatkan doa untuk keselamatan sang putra.
Ia berharap, pemerintah segera membantu membebaskan Andi Angga yang ikut dalam misi kemanusiaan ke Gaza.
“Sejauh ini belum, tapi dari rumah zakat yang memang rumah zakat yang hubungi saya dari awal bahwa ada perwakilan yang dikirim dan kami video call waktu itu bahwa kami akan bertanggung jawab untuk keselamatan kakak Andi Angga."
"Saya juga berterima kasih sama rumah zakat untuk menyelamatkan anak saya,” ungkapnya, Senin (19/5/2026), dilansir Tribun-Timur.com.
Dalam kesempatan tersebut, Sutrawati mengaku terus memantau perkembangan kabar putranya sejak video penangkapan para relawan dan jurnalis Indonesia beredar di media sosial.
Orang tua pun berdoa agar Andi dapat kembali ke Indonesia dalam keadaan selamat.
Sutrawati menegaskan, putranya berangkat bukan untuk terlibat konflik, melainkan membantu warga Gaza yang terdampak perang.
“Saya berharap anak saya kembali sehat selamat tanpa kekurangan apa pun. Mohon doakan semua anak saya, pemerintah tolong bantu anak saya, selamatkan anak saya."
"Anak saya bukan teroris, anak saya itu aktivis kemanusiaan,” harapnya.
Baca juga: Jurnalis yang Ditangkap Israel dalam Misi ke Gaza Telah Dibekali Pelatihan Liputan Konflik
- Keluarga Bambang, Jurnalis Republika: Percaya pada Penanganan ke Pemerintah
Bambang Noroyono alias Abeng, jurnalis dari media Republika, dikabarkan hilang kontak setelah terjadi pencegatan oleh Israel di perairan dekat Gaza, Palestina.
Di tengah rasa cemas, sang istri, Denisa, terus berupaya mencari informasi terbaru mengenai kondisi suaminya.
Denisa hanya bisa terus memanjatkan doa demi keselamatan Abeng dan para delegasi Indonesia lainnya yang mengalami kejadian itu.
"Mohon doanya saja untuk keselamatan Abeng, Thoudy (Republika), dan seluruh Delegasi Indonesia untuk Global Sumud Flotilla," kata Denisa saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (19/5/2025).