Sabtu, 30 Mei 2026

Satgas TNI AD Rampungkan 523 Jembatan di Daerah Bencana dan Non-bencana

TNI AD menyatakan telah merampungkan sebanyak 523 unit jembatan baik di daerah bencana maupun daerah non-bencana di seluruh Indonesia.

Tayang:
Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/Gita Irawan
SATGAS JEMBATAN - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat bertemu dengan awak media di kawasan Jakarta Pusat pada Jumat (29/6/2026). Donny berbicara terkait dengan Satgas Jembatan TNI AD. 

Ringkasan Berita:
  • TNI AD telah membangun 300 unit jembatan di daerah bencana seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara
  • Satgas Jembatan TNI AD juga telah membangun total 223 unit jembatan di daerah non-bencana
  • Berdasarkan survei yang telah dilakukan permintaan dari masyarakat berjumlah 1.000 unit jembatan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Jembatan TNI Angkatan Darat (AD) menyatakan telah merampungkan sebanyak 523 unit jembatan baik di daerah bencana maupun daerah non-bencana di seluruh Indonesia hingga Jumat (29/5/2026).

Rinciannya, TNI AD telah membangun 300 unit jembatan di daerah bencana seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara pada akhir tahun lalu.

Dari total 300 unit jembatan itu, sebanyak 69 unit di antaranya merupakan jembatan Bailey, 157 unit jembatan Armco, 13 unit jembatan beton, dan 61 unit jembatan perintis.

Selain itu, Satgas Jembatan TNI AD juga telah membangun total 223 unit jembatan di daerah non-bencana.

Dari total 223 unit jembatan tersebut, sebanyak dua unit di antaranya jembatan Bailey, 38 unit jembatan Armco, 85 unit jembatan beton, dan 98 unit jembatan perintis.

Baca juga: Kadispenad: Keterlibatan TNI AD Bantu Tangani Begal Tidak untuk Ambil Alih Fungsi Penegakan Hukum

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan TNI AD hari ini tidak hanya berbicara tentang pertahanan dalam arti militer semata.

Paradigma pembangunan nasional saat ini, ujar dia, menempatkan stabilitas keamanan dan kesejahteraan rakyat sebagai dua hal yang berkaitan.

Kehadiran TNI AD di daerah, kata dia, harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.

TNI, kata dia, hadir membantu masyarakat di wilayah sulit termasuk Satgas Jembatan.

Baca juga: Prabowo Minta TNI AD Perkuat Dukungan Program Prioritas, Jenderal Maruli Siap Tingkatkan Kinerja

"Prajurit di sana bekerja siang malam tidak melihat waktu, tentunya untuk masyarakat," ucap dia saat bertemu dengan awak media di kawasan Jakarta Pusat pada Jumat (29/5/2026). 

Pada pertengahan Maret 2026 lalu, Donny sempat mengungkapkan permintaan pembangunan jembatan dari masyarakat mencapai 8 ribu titik di seluruh Indonesia.

Padahal, kata dia, berdasarkan survei yang telah dilakukan permintaan dari masyarakat hanya berjumlah 1.000 unit.

Jumlah itu, kata dia, jauh melampaui yang ditargetkan hingga 2027.

"Berdasarkan survei, wilayah kita di Indonesia ini yang membutuhkan jembatan tidak hanya 1.000 itu nyatanya, sampai 8 ribu lebih masyarakat itu meminta untuk dibuatkan jembatan," kata Donny di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta pada Kamis (12/3/2026).

"Ini memang pekerjaan rumah ke depannya tapi kita TNI Angkatan Darat melalui perintah dari Bapak KSAD terus berusaha," lanjutnya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved