Selasa, 2 Juni 2026

Wamendikdasmen Tak Banyak Bicara soal Instruksi Prabowo Belajar Bahasa Prancis, Sebut Akan Pelajari

Wamendikdasmen tak banyak bicara saat ditanya mengenai instruksi Presiden Prabowo soal belajar bahasa Prancis.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Wamendikdasmen Atip Latipulhayat tak banyak bicara saat ditanya mengenai instruksi Presiden Prabowo Subianto soal belajar bahasa Prancis.
  • Instruksi itu disampaikan Prabowo saat berkunjung ke Prancis, Kamis (28/5/2026).
  • Terpisah, Komisi X DPR RI meminta agar kebijakan tidak diterapkan hanya berdasarkan diplomasi.

TRIBUNNEWS.com - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, tak banyak bicara saat ditanya mengenai instruksi Presiden Prabowo Subianto soal wajib belajar bahasa Prancis.

Atip hanya mengatakan pihaknya akan mempelajari dan menindaklanjuti instruksi tersebut.

"Kami akan pelajari dan menindaklanjuti arahan Bapak Presiden," ujar Atip saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (29/5/2026).

Prabowo sebelumnya mengatakan telah memerintahkan semua tingkatan sekolah di Indonesia harus belajar bahasa Prancis.

Instruksi ini diberikan Prabowo dengan mempertimbangkan perkembangan dunia ke depannya.

Hal ini disampaikan Prabowo dalam pernyataan pers bersama Presiden Emmanuel Macron saat lawatan ke Prancis, Kamis (28/5/2026).

Baca juga: Menkeu Purbaya Mengaku Tak Tahu Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN, Minta Tanya ke Mensesneg

"Sekarang saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah-sekolah Indonesia harus belajar bahasa Prancis melihat perkembangan dunia ke depan," kata Prabowo.

Di kesempatan yang sama, Prabowo juga mengungkapkan kerja sama Indonesia dan Prancis terus meningkat di sejumlah sektor, termasuk bidang pendidikan.

"Kita dalam hari ini saya kira akan membahas beberapa isu-isu penting, kerjasama di bidang pertahanan, energi bersih, pendidikan, research, dan pelaksanaan perjanjian Indonesia-EUCEPA," ungkapnya.

"Kita ingin tingkatkan kerja sama ini, meningkatkan investasi di kedua negara," lanjut dia.

DPR RI Akan Minta Penjelasan Kemendikdasmen

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadriani Irfani, meminta agar pemerintah tidak terburu-buru dalam menerapkan kebijakan wajib belajar bahasa Prancis bagi semua tingkatan sekolah.

Lalu mengatakan ia akan meminta penjelasan Kemendikasmen mengenai tindak lanjut instruksi Prabowo Subianto.

Sebab, kata dia, Kemendikdasmen juga belum menindaklanjuti instruksi Prabowo mengenai belajar bahasa Portugis.

"Soal kejelasan wajib belajar Bahasa Prancis di sekolah, kami tentu akan meminta Kemendikdasmen menjelaskannya pada Raker dengan kami nanti."

"Karena sebelumnya juga sempat muncul wacana Bahasa Portugis, namun sampai sekarang belum terlihat tindak lanjut baik dari sisi roadmap, regulasi, maupun kesiapan implementasinya," jelas Lalu, Jumat.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved