PBNU dan Dinamika Organisasinya
Mubes Warga NU DIY Tegaskan Pentingnya Menjaga Khitah dan Kemandirian Nahdliyin
Ratusan warga NU menghadiri Mubes Warga NU DIY bertajuk "NU Ora Didol: Meneguhkan Khittah NU untuk Kemandirian Nahdliyyin" di Yogyakarta.
Namun demikian, ia mengaku masih menyimpan keraguan apakah Muktamar nantinya benar-benar menghasilkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen atau justru hanya menjadi ajang kemenangan satu kelompok atas kelompok lainnya.
"Karena itu musyawarah seperti ini penting sebagai ruang pertemuan dan penyampaian aspirasi warga NU," ujarnya.
Selain dihadiri warga Nahdliyyin dari berbagai kalangan, Mubes juga diikuti Ketua Muslimat NU DIY Fatma Amalia, Wakil Rektor UIN Sunan Kalijaga Mochammad Sodiq, Pengasuh Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak Ida Rufaida, mantan Ketua PW Fatayat NU DIY Khotimatul Husna, serta sejumlah aktivis muda NU di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca juga: Cirebon Raya Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 PBNU, Ini Alasannya
Melalui Mubes "NU Ora Didol", warga Nahdliyyin DIY berharap komitmen terhadap khittah NU, kemandirian organisasi, dan regenerasi kepemimpinan dapat terus diperkuat sebagai fondasi menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mubes-nu-diy.jpg)