Program Makan Bergizi Gratis
Momen Prabowo Marahi Emak-Emak Mitra MBG di Panggung: Yang Disiplin, Malu Ada Orang Asing
Presiden Prabowo Subianto kesal dan memarahi ibu-ibu mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena tidak disiplin.
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto memarahi ibu-ibu mitra program Makan Bergizi Gratis.
- Menurut Prabowo, ibu-ibu itu tidak bertindak disiplin di atas panggung.
- Prabowo mengingatkan para mitra MBG agar tidak melanggar hukum.
TRIBUNNEWS.COM – Presiden Prabowo Subianto kesal dan memarahi ibu-ibu mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena tidak disiplin.
Peristiwa itu terjadi saat Prabowo menghadiri acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Rabu, (3/6/2026).
Mulanya Prabowo meminta ditunjukkan daging ayam yang menjadi salah satu hidangan MBG bagi anak sekolah.
“Masalah ayam, bawa ke atas ayamnya. Bawa sini,” kata Prabowo dari atas panggung.
Prabowo lalu meminta 10 orang yang menjadi perwakilan mitra MBG agar naik ke panggung dan berdiri di dekatnya. Meski Prabowo hanya meminta 10, ada banyak yang bersikeras naik ke panggung.
“Ayo berdiri di situ. Satu baris situ. Mundur, mundur, mundur. Satu baris. Eh, cukup, cukup, nanti enggak kelihatan,” kata Prabowo yang mengatur barisan.
Beberapa ibu mendesak naik ke atas panggung untuk bersalaman dengan Prabowo. Presiden pun kewalahan. “Sebentar-sebentar,” katanya.
Prabowo kesal dan meminta sebagian dari mereka untuk turun. “Ini saya mau kasih pelajaran, turun dulu,” ujarnya.
Presiden mengaku malu dengan tingkah para ibu di atas panggung.
“Yang disiplin, dong. Malu. Ada orang asing ini. Lihat, gimana, sih, emak-emak? Ah, kamera-kamera,” kata Prabowo sambil menunjuk-nunjuk.
Kamera pun menyorot daging ayam di panggung. Prabowo berkata ayam yang di sebelah kirinya dipotong menjadi 14 bagian, sedangkan yang kanan dipotong 8 bagian.
Baca juga: Prabowo soal Copot Dadan Cs karena Korupsi MBG: Tidak Mudah bagi Saya Mengganti Mereka
Dia kemudian mengambil satu potongan ayam dan memamerkannya.
“Jadi, yang 14 aja sebesar ini. Kalau yang kecil gini berapa? Jangan-jangan 18 atau 22?” tanya Prabowo.
Menurut Prabowo, kalau ayam dipotong-potong menjadi lebih dari 14 bagian, hal itu akan memunculkan “dosa”.
Mitra MBG diminta tak melanggar hukum
Dalam acara yang sama Prabowo para mitra MBG agar tidak melakukan pelanggaran hukum dalam pelaksanaan program nasional tersebut. Dia meminta seluruh mitra menjalankan tata kelola anggaran dengan baik dan tidak mencoba melakukan penyelewengan demi pemenuhan nutrisi anak-anak sekolah.
Dalam arahannya, Prabowo melontarkan peringatan keras kepada oknum penyedia katering atau mitra kerja yang berniat melakukan tindakan curang.
“Kalaupun saudara mitra yang brengsek tapi tidak mau ngaku, saya beri kesempatan, kembalilah ke jalan yang benar. Kembalilah ke jalan yang benar,” kata Prabowo.
Presiden meminta para mitra yang merasa melakukan penyelewengan anggaran untuk segera melaporkan diri dan mengakui kesalahan secara terbuka.
Prabowo menegaskan pemerintah akan memberikan kesempatan bagi mereka yang cepat melapor, tetapi tindakan hukum tanpa kompromi akan tetap dijatuhkan bagi oknum yang bersikeras menyembunyikan kecurangan.
“Saudara yang cepat-cepat lapor, ngaku, insyaallah selamat,” ucapnya.
Prabowo mengingatkan jajarannya untuk tidak mencoba mengakali aturan karena aparat penegak hukum akan bergerak melakukan penindakan.
Baca juga: Prabowo Akan Perkuat Kejagung, KPK hingga BPKP Untuk Awasi Mitra MBG: Berapa Personel Kau Butuh?
“Kalau saudara merasa saudara bisa lebih pinter dari NKRI, ya coba aja,” tegas mantan Menteri Pertahanan tersebut.
Guna membentengi MBG dari risiko korupsi, Prabowo mengumumkan strategi penguatan kelembagaan di sektor pengawasan dan penegakan hukum negara. Secara spesifik, Presiden Prabowo langsung menanyakan kesiapan para pimpinan lembaga teras nasional serta menjanjikan pemenuhan kebutuhan personel maupun anggaran tambahan tanpa pengecualian.
“Kepala BPKP, apa yang kau butuh kalau kau perlu tambahan personel? Berapa saja kau butuh, saya penuhi. Ketua KPK, berapa saja yang kau perlu lapor, saya penuhi. Jaksa Agung! Berapa saja yang kau perlu, saya penuhi. Kalau perlu yang sekian T kau mau setor ke saya, kau pakai untuk memperkuat Jaksa Agung ya. BPKP, KPK semua penegak hukum harus kita perkuat,” katanya.
Langkah penguatan instrumen hukum ini ditegaskan Prabowo dilakukan demi menjaga wibawa institusi pemerintah sekaligus memastikan anggaran negara tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.
“Karena saya tidak mau NKRI dilecehkan. Saya tidak mau bahwa Pemerintah Republik Indonesia tidak dihormati. Saya tidak mau uang rakyat dicuri! Saya tidak mau uang rakyat dicuri!” tuturnya.
(Tribunnews/Febri/Taufik Ismail)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Prabowo-memarahi-ibu-ibu-mitra-program-Makan-Bergizi-Gratis.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.