Senin, 8 Juni 2026

Reshuffle Kabinet

Golkar Mengaku Tidak Terkejut Said Iqbal Masuk Pemerintahan Prabowo, Ini Alasannya

Golkar merespons adanya anggapan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tengah membangun kabinet yang terlalu akomodatif.

Tayang:
Penulis: Chaerul Umam
YouTube Sekretariat Presiden
SAID IQBAL DILANTIK - Presiden Partai Buruh, Said Iqbal resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026) sore. 

Ringkasan Berita:
  • Partai Golkar menanggapi anggapan bahwa Prabowo Subianto terlalu akomodatif setelah Presiden Partai Buruh, Said Iqbal dilantik sebagai penasihat khusus presiden bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh.
  • Wakil Ketua Umum Golkar, Idrus Marham, menegaskan penunjukan tersebut mencerminkan gaya kepemimpinan Prabowo yang mengedepankan kolaborasi dan merangkul berbagai elemen bangsa. 
  • Menurutnya, sejak awal Prabowo sudah menekankan prinsip persatuan bahwa Indonesia adalah rumah bersama.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Golkar merespons pandangan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tengah membangun kabinet yang terlalu akomodatif.

Hal itu menyusul setelah Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, dilantik sebagai penasihat khusus presiden bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, penunjukan Said Iqbal merupakan bagian dari gaya kepemimpinan Prabowo yang mengedepankan kolaborasi.

Idrus menilai, langkah tersebut sejalan dengan prinsip yang telah disampaikan Prabowo sejak ditetapkan sebagai presiden terpilih. 

"Ketika Pak Prabowo belum dilantik, baru ditetapkan sebagai presiden terpilih, beliau sudah meletakkan prinsip-prinsip dasar yang menjadi landasan kepemimpinannya," kata Idrus kepada wartawan di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

"Apa itu? Sudah mengingatkan bahwa Indonesia ini adalah milik bersama adalah rumah besar kita kita harus diurus bersama," sambungnya.

Idrus mengatakan Golkar tidak terkejut dengan masuknya Said Iqbal ke dalam pemerintahan, meskipun selama ini dikenal sebagai sosok yang kerap mengkritik sejumlah kebijakan Prabowo

Baginya, perbedaan pandangan politik tidak menjadi penghalang untuk bekerja bersama demi kepentingan bangsa.

Idrus juga menilai terbuka kemungkinan tokoh maupun kelompok yang selama ini berada di luar pemerintahan akan bergabung dalam waktu mendatang. 

Hal tersebut, kata Idrus, merupakan konsekuensi dari pendekatan politik persatuan yang dijalankan Prabowo.

"Prabowo ketika belum dilantik sudah keliling, ada safari politik dilakukan mengajak semua bahwa Indonesia adalah rumah kita bersama maka untuk merawatnya untuk membangunnya adalah tanggung jawab kita," ucapnya.

"Mari kita bareng-bareng tidak boleh ada yang di luar kita sama-sama, itu kan dilakukan bukan hanya tokoh-tokoh tetapi juga bahkan kandidat-kandidat yang menjadi kompetitornya ketika itu partai-partai pengusung kompetitornya diajak semua tuh masuklah ya sama-samalah ini ada komitmen-komitmen," tandasnya.

Pelantikan Said Iqbal

Presiden Prabowo Subianto telah melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden, di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Pelantikan Said dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 58/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved