Jumat, 12 Juni 2026

Harga BBM Naik

Kenaikan BBM Bikin Selisih Harga Pertalite-Pertamax Makin Lebar, Ekonom: Picu Migrasi ke BBM Subsidi

Harga BBM Pertamax di Pulau Jawa dan Bali dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter, pakar ekonom menyoroti potensi migrasi ke BBM subsidi.

Tayang:
Tribunnews/Jeprima
HARGA BBM NONSUBSIDI - Suasana stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jakarta, Sabtu (18/4/2026). Harga BBM Pertamax naik jadi Rp16.250 per liter, pakar ekonom menyoroti potensi migrasi ke BBM subsidi. 

Apalagi tambahan pengeluaran untuk bahan bakar tersebut, dapat langsung mengurangi ruang belanja rumah tangga dan menekan kemampuan konsumsi masyarakat.

Dosen di UM Surabaya pun menyoroti potensi migrasi konsumsi dari Pertamax ke Pertalite akibat selisih harga yang kian lebar, Rp 6.250 per liter.

Dengan selisih harga ini, berpotensi menimbulkan persoalan baru dalam tata kelola subsidi energi.

“Ketika Pertamax terlalu mahal, sebagian pengguna akan turun ke Pertalite. Inilah ironi kebijakan harga energi kita."

"BBM nonsubsidi dinaikkan demi mengikuti pasar, tetapi selisih harga yang terlalu jauh justru dapat mendorong masyarakat berpindah ke BBM subsidi,” ungkapnya. 

HARGA PERTAMAX NAIK - Antrean panjang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di kawasan Ciledug, Tangerang, Rabu pagi (10/6/2026). Diketahui pemerintah melalui Pertamina resmi menaikkan harga beberapa jenis BBM mulai Rabu, 10 Juni 2026.
HARGA PERTAMAX NAIK - Antrean panjang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di kawasan Ciledug, Tangerang, Rabu pagi (10/6/2026). Diketahui pemerintah melalui Pertamina resmi menaikkan harga beberapa jenis BBM mulai Rabu, 10 Juni 2026. (Tribunnews.com/Danang Triatmojo)

Menurut Arin, peralihan konsumen dari Pertamax ke Pertalite secara luas berpotensi meningkatkan beban subsidi pemerintah. 

Selain itu, subsidi energi bisa menjadi kurang tepat sasaran karena dinikmati oleh sebagian masyarakat yang sebenarnya mampu membeli BBM nonsubsidi.

Meski begitu, kata Arin, sejatinya kritik utama bukan semata-mata terletak pada kenaikan harga, melainkan pada tata kelola transisi harga energi yang belum sepenuhnya transparan.

Analisis Pakar Efek Harga BBM Naik Picu Pergeseran Perilaku

Potensi beralihnya pengguna Pertamax ke Pertalite juga disampaikan oleh Peneliti Kebijakan Publik dari Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP), Riko Noviantoro.

Riko memprediksi, masyarakat akan semakin banyak beralih dari Pertamax ke Pertalite demi menekan pengeluaran sehari-hari.

Menurutnya, pergeseran dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi merupakan dampak paling nyata yang perlu segera diantisipasi pemerintah.

"Yang perlu kita antisipasi adalah perpindahan customer Pertamax menjadi pengguna Pertalite," kata Riko kepada Tribunnews.com, Rabu (9/6/2026).

Lebih lanjut, Riko juga menyebut, lonjakan jumlah pengguna Pertalite berpotensi menekan ketersediaan stok BBM subsidi di lapangan. Sehingga dapat membebani anggaran subsidi energi yang selama ini ditanggung pemerintah.

"Perpindahan ini akan berdampak pada ketersediaan Pertalite yang kemudian mengalami lonjakan karena ada perpindahan customer dari Pertamax ke Pertalite," terangnya.

Oleh sebab itu, ia menilai pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipatif agar perpindahan konsumen tidak berujung pada gangguan distribusi maupun membengkaknya beban subsidi BBM.

Baca juga: Dampak Harga BBM Naik di Daerah: Tarif Transportasi Meroket, Warga Jual Mobil Mewah, Pemda Cemas

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved