Harga BBM Naik
Kenaikan BBM Bikin Selisih Harga Pertalite-Pertamax Makin Lebar, Ekonom: Picu Migrasi ke BBM Subsidi
Harga BBM Pertamax di Pulau Jawa dan Bali dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter, pakar ekonom menyoroti potensi migrasi ke BBM subsidi.
Di sisi lain, Riko mengingatkan bahwa fenomena itu, tidak sepenuhnya disebabkan faktor domestik. Gejolak harga energi global dan ketidakpastian geopolitik internasional turut memengaruhi penyesuaian harga bahan bakar di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Sebagai informasi, harga Pertamax 92 terendah sekarang di angka Rp15.250 per liter dan tertinggi Rp17.000 per liter.
Misalnya di Pulau Jawa dan Bali, harga Pertamax 92 dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Sementara Pertamax Green dari Rp 12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.
Pertamina Patra Niaga menyampaikan, penyesuaian harga BBM ini diputuskan setelah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator.
Penyesuaian tersebut, sudah melalui mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga BBM non subsidi mengikuti regulasi yang berlaku.
Pertamina Patra Niaga, kata Robert, senantiasa berupaya menjaga ketersediaan dan kualitas produk BBM di seluruh wilayah Indonesia.
“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” jelasnya.
(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, Facundo Chrysnha Pradipha, Sanusi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Suasana-SPBU-Usai-Harga-BBM-Nonsubsidi-Naik_20260418_220447.jpg)