Bitcoin Kembali Cetak Rekor ATH Lagi: Beli, Jual atau Tahan?
Pasar aset digital, termasuk Bitcoin dan kripto lainnya memiliki tingkat volatilitas dan risiko yang tinggi.
Penulis:
Choirul Arifin
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bitcoin baru saja mencetak rekor all-time high (ATH) baru di kisaran USD 112.040.
Meskipun hanya sedikit lebih tinggi dari ATH sebelumnya di USD 112.000, pencapaian ini menjadi momentum penting yang memperkuat keyakinan pasar terhadap prospek jangka panjang Bitcoin.
Menanggapi perkembangan ini, CryptoWave Media dalam laporan terbarunya CryptoWave X TRIV Research berjudul Bitcoin Hits a New All Time High, What’s Next? menyatakan, pasar sedang memasuki fase baru dalam penguatan harga.
“Tren ini kami tangkap dalam laporan terbaru kami yang bisa disimak di aplikasi CryptoWave Media di platform iOS dan Android sebagai sinyal kuat bahwa pasar memasuki fase baru dalam penguatan harga,” ungkap Goldwin Halim, CEO dan Founder CryptoWave Media.
Baca juga: Imbas Tarif Baru Trump, Momentum Rally Bitcoin pada Akhir Pekan Terhenti
Platform ini berfokus pada update dan edukasi aset digital, blockchain, dan Web3.
Pada laporan tersebut juga disebutkan bahwa arus masuk dana ke Exchange Traded Fund (ETF) berbasis Bitcoin terus meningkat secara signifikan.
Pada puncaknya, 3 Juli 2025, inflow mencapai USD 600 juta—indikasi kuat dari meningkatnya minat institusional terhadap Bitcoin. Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir juga naik 48 persen, mencapai USD 62 miliar.
“Lonjakan ini mencerminkan bukan hanya gairah pasar, tapi juga partisipasi aktif dari berbagai segmen investor, termasuk institusi besar,” ungkap Goldwin.
Aplikasinya kini menembus peringkat nomor 2 di Google Playstore Indonesia dengan rating 4.9 di kategorinya meski baru dirilis beberapa hari lalu saja.
Analisis teknikal dalam laporan juga menunjukkan pola falling wedge yang telah ditembus ke atas, dengan target harga berikutnya diproyeksikan mencapai kisaran USD 117.000 apabila support di USD 110.000 bertahan.
Riset yang dilakukan CryptoWave bekerja sama dengan crypto exchange TRIV. Mereka menilai, kondisi ini masih sangat bullish dengan potensi tren naik berlanjut.
“Volume yang tinggi di sekitar level ATH juga menandakan adanya keyakinan bahwa harga masih memiliki ruang untuk naik, bukan tanda-tanda distribusi atau potensi pembalikan arah dalam jangka pendek,” jelas Goldwin.
Dalam risetnya Crypto Wave Media juga menyatakan bahwa risetnya disusun untuk tujuan edukasi dan informasi semata, dan tidak dimaksudkan sebagai bentuk saran keuangan, investasi, atau perdagangan aset kripto.
Segala data, analisis, dan opini yang disajikan bersifat independen dan berdasarkan sumber yang dianggap terpercaya pada saat penulisan.
Pasar aset digital, termasuk Bitcoin dan kripto lainnya, memiliki tingkat volatilitas dan risiko yang tinggi. Para calon investor diharapkan melakukan riset lanjutan dan mempertimbangkan kondisi keuangan pribadi sebelum mengambil keputusan investasi apa pun. (tribunnews/fin)
Bitcoin Sentuh Rekor Baru di Level 124 Ribu Dolar AS, Didorong Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga AS |
![]() |
---|
Aset Kripto Bitcoin Diwacanakan Sebagai Cadangan Negara, Bagaimana Peluangnya? |
![]() |
---|
Fitur-Fitur Menarik OkalioMining untuk Pengguna Pemula, Dari Bonus hingga Keamanan Data |
![]() |
---|
Ekspansi, MEXC Ventures Inves di Exchange Kripto Triv dengan Valuasi Rp 3,2 Triliun |
![]() |
---|
Harga Bitcoin Tembus Rp 1,95 Miliar, Kripto Yield Jadi Strategi Maksimalkan Aset Digital |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.