Sabtu, 18 April 2026

BYD Atto 1 Dikirim ke Pembeli Mulai Oktober 2025

PT BYD Motor Indonesia menjanjikan pengiriman mobil listrik Atto 1 kepada konsumen mulai Oktober 2025.

Diaz/Tribunnews
TEST DRIVE ATTO 1 - Kegiatan media test drive BYD Atto 1 dari Jakarta menuju Semarang dan Yogyakarta, Rabu (13/8/2025). 

 

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - PT BYD Motor Indonesia menjanjikan pengiriman mobil listrik Atto 1 kepada konsumen mulai Oktober 2025.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan, janji pengiriman tersebut sudah disampaikan ke  konsumen di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

"Sementara ini selama GIIAS kami memang janjikan di bulan Oktober," kata Luther ketika ditemui di sela test drive Atto 1 di kawasan Prambanan, Yogyakarta, Rabu (13/8/2025) malam.

Luther menjelaskan, pendistribusian mobil ini akan dilakukan bersama dealer resmi BYD. Perkembangan terbaru terkait pengiriman unit berada di pihak dealer. Namun pihaknya tetap memantau proses pengiriman tersebut.

"Saya memantau. Kami bekerjasama dengan partner di dealer. Pergerakannya itu sangat lebih dipahami oleh dealer. Ini terkait dengan promise delivery dan customer satisfaction. Ini kita juga menakar ekspektasi customer ya," ujar Luther.

Luther mengakui sebagian unit akan molor dari jadwal awal. Sejumlah unit diperkirakan baru akan sampai pada November hingga Desember 2025.

"Jadi kayaknya paruh tengah GIIAS sudah mulai masuk ke November dan sekarang sudah ada yang menyentuh Desember," ujar Luther.

Pihaknya akan mengupayakan semaksimal mungkin untuk bisa mengirim Atto 1 ini secepat mungkin ke konsumen.

Atto 1 meluncur pertama kali di pameran GIIAS 2025 dan dijual dengan harga Rp195 juta on the road Jakarta untuk tipe Dynamic dan Rp 235 juta untuk tipe Premium.

Harga ini Rp10 jutaan lebih murah dari harga city car Honda Brio yang harga varian tertingginya sudah tembus Rp246,2 juta OTR Jakarta. Belum lagi fitur-fitur di Atto 1 yang jauh lebih melimpah. 

Soal alasan kenapa BYD berani memasang harga yang sangat miring untuk Atto 1, Luther Panjaitan mengatakan, BYD bisa menekan harga jual Atto 1 karena perusahaan menempuh strategi integrasi vertikal dalam proses produksi mobil listriknya, mulai dari hulu sampai hilir.

"BYD melakukan integrasi produksi secara vertikal. Kita berusaha memproduksi sendiri semua komponen kendaraan BYD mulai dari baterai, manajemen elektroniknya, motor listrik, software, wiring sampai komponen-komponen kecil lainnya," kata Luther di acara diskusi dengan media di hari ketiga pameran otomotif GIIAS 2025, Jumat, 26 Juli 2025.

"Jadi kalau kita bisa mastering seluruh proses produksi seluruh komponen, ya segitu yang kita jual. Kenapa dimahal-mahalin," kata Luther.

Soal penamaan Atto 1 untuk EV ini, Luther mengatakan, itu bagian dari strategi penamaan global BYD.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved