EVMoto, Layanan Baru Ojek Online Berbasis Motor Listrik, Berapa Tarifnya?
Bisnis EVMoto ke depan juga akan dikembangkan ke layanan motor listrik roda tiga hingga mobil listrik.
Ringkasan Berita:
- EVMoto ikut meramaikan bisnis ojek online di Indonesia yang 100 persen armadanya menggunakan sepeda motor listrik.
- Bisnis EVMoto ke depan juga akan dikembangkan ke layanan motor listrik roda tiga hingga mobil listrik.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Makin meluasnya ekosistem kendaraan listrik membuka peluang masuknya pemain baru di bisnis jasa ojek online atau ride hailing di Indonesia.
Adalah EVMoto yang dikelola PT EVMoto Teknologi Indonesia, siap meramaikan bisnis ojek online di Indonesia yang 100 persen armadanya menggunakan sepeda motor listrik.
Tidak hanya ojek online, bisnis EVMoto ke depan juga akan dikembangkan ke layanan motor listrik roda tiga hingga mobil listrik.
Total sebanyak 50.000 sepeda motor listrik disiapkan untuk memulai bisnis ride hailing ini dan disuplai oleh Grup Krya-Ecgo mulai 2026 mendatang.
PT EVMoto Teknologi Indonesia merupakan perusahaan lokal Indonesia yang dioperasikan bersama oleh tim Indonesia dan partnernya dari Tiongkok.
Saat ini kegiatan usaha utamanya ialah menyewakan sepeda motor listrik kepada pengemudi ride-hailing.
CEO EVMoto, Jason mengatakan, platform ini akan memulai dari sepeda motor roda dua dan selanjutnya akan berkembang ke layanan ride-hailing kendaraan listrik roda empat dan juga roda tiga.
Platform EVMoto sendiri sudah resmi diluncurkan pada Senin, 22 Desember 2025 kemarin di Jakarta dan tahap pertama akan berfokus pada perekrutan pengemudi dan tahap kedua dibuka untuk umum pada 15 Januari 2026.
Jason bilang, pihaknya akan merekrut 100.000 pengemudi untuk menjalankan bisnis ojek online EVMoto ini.
Baca juga: Pemanfaatan Teknologi AI Kini Meluas ke Industri Pengiriman dan Ride Hailing
Pihaknya juga membuka peluang kepada pengemudi yang belum memiliki sepeda motor listrik untuk bergabung.
Pihaknya bekerja sama dengan Ecgo untuk pengadaan 50.000 unit sepeda motor listrik yang akan disewakan khusus kepada pengemudi di platform-nya.
Pada hari peluncuran kemarin pihaknya menandatangani pesanan pembelian pertama sebanyak 10.000 unit dengan nilai kontrak sebesar Rp240 miliar, dan pengiriman direncanakan mulai Maret 2026.
Soal alasan EVMoto hanya berfokus pada armada kendaraan listrik, Jason menjelaskan, Indonesia memiliki 6 juta pengemudi ojek online terdaftar dengan sekitar 4 juta sepeda motor beroperasi di jalan setiap hari.
Baca juga: Kisah Driver Ojek Online di Jakarta Terima Traktiran dari Malaysia: Dibelikan Pizza dan Ayam Goreng
Sepeda motor tersebut menempuh rata-rata 150 kilometer per hari dan menghasilkan emisi gas buang serta kebisingan dalam jumlah besar, yang menyebabkan polusi udara perkotaan yang serius.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Driver-ojek-EVMoto-OK.jpg)