Rabu, 20 Mei 2026

Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik di Semester II 2026

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menekan sejumlah sektor industri seperti industri otomotif, elektronik, petrokimia hingga farmasi.

Tayang:
Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
PAMERAN OTOMOTIF - Pengunjung mengamati interior mobil yang dipamerkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2025 di Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung, Rabu (1/10/2025). Produk elektronik dan otomotif diperkirakan akan naik harga di semester II 2026 karena lonjakan biaya produksi karena pelemahan rupiah. 

"Yang dari sektor energi itulah pembangkit listrik. PLN pasti akan mengalami satu kegaduhan permasalahan yang membuat harga-harga ini pun juga mengalami kenaikan," kata Ibrahim.

Ia juga menyoroti sektor properti dan konstruksi yang diperkirakan akan menghadapi kenaikan biaya bahan bangunan akibat depresiasi rupiah.

"Sektor properti dan konstruksi ini langsung dengan kenaikan harga rupiah yang cukup tinggi ini pasti bahan dasar untuk sektor properti terutama adalah untuk konstruksi itu pasti naik terutama adalah bahan bangunan," ungkap Ibrahim.

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved