Minggu, 10 Mei 2026

Kerja Sama GO, Disdik, dan Kemenag Jambi Hadirkan Webinar Persiapan Masuk PTN/PTKIN

Kolaborasi GO dengan Dindik Provinsi Jambi dan Kemenag Kantor Wilayah Provinsi Jambi menjadi langkah strategis memperluas akses informasi pendidikan.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Sri Juliati
HO/IST/Ganesha Operation
WEBINAR PENDIDIKAN - Ganesha Operation bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi dan Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Jambi menghadirkan webinar pendidikan dengan mengusung tema "Strategi Lulus PTN/PTKIN dan Sukses TKA" pada 30 Oktober 2025. 

TRIBUNNEWS.COM - Dalam dinamika pendidikan yang terus berkembang, siswa dituntut memahami konsep secara lebih mendalam, bukan sekadar menyelesaikan soal. 

Tantangan ini membuat peran berbagai pihak di luar sekolah semakin penting untuk membangun ekosistem belajar yang lebih kuat.

Menjawab kebutuhan tersebut, Ganesha Operation bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi dan Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Jambi menghadirkan sebuah kegiatan edukatif bagi siswa. 

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses informasi pendidikan sekaligus memberikan strategi belajar yang relevan dengan perubahan kurikulum dan persaingan masuk PTN maupun PTKIN.

Dalam sinergi tersebut, ketiga lembaga menyelenggarakan Webinar Pendidikan Kerja Sama antara GO, Disdik Jambi, dan Kemenag Jambi, sebuah forum yang dirancang untuk membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi tantangan pendidikan menuju Generasi Emas 2045.

Strategi Lulus PTN/PTKIN dan Sukses TKA

Webinar pendidikan ini diselenggarakan pada 30 Oktober 2025 ini mengusung tema "Strategi Lulus PTN/PTKIN dan Sukses TKA".

Sebuah kegiatan yang dirancang untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai persiapan akademik dan strategi belajar yang diperlukan siswa kelas 12 dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Kegiatan dilakukan secara daring melalui siaran langsung di YouTube Official Ganesha Operation serta Zoom, sehingga dapat diikuti dengan mudah oleh peserta dari berbagai wilayah. Antusiasme peserta terlihat dari jumlah peserta di YouTube dan Zoom yang mencapai 9.728 orang.

Pendidikan Kunci Utama Membangun SDM yang Unggul

Pembicara pertama dalam webinar ini adalah M. Umar MY, S.E., M.M., Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, yang menyampaikan pandangan mengenai pentingnya penguatan sumber daya manusia sebagai bagian dari visi pembangunan daerah. 

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi tengah berupaya mewujudkan Jambi Mantap yang berdaya saing dan berkelanjutan, dan salah satu fondasi terpenting untuk mencapai visi tersebut adalah peningkatan kualitas pendidikan.

Dalam pemaparannya, M. Umar menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun SDM yang unggul.

Baca juga: Dinas Pendidikan Bengkulu Dukung Siswa Hadapi Ujian Lewat Kolaborasi dengan Ganesha Operation

Karena itu, berbagai program peningkatan mutu, termasuk kegiatan berbasis kolaborasi seperti webinar ini, dipandang sebagai langkah strategis untuk mendekatkan siswa pada kesempatan akademik yang lebih baik.

Ia juga memberikan gambaran mengenai fungsi try out ujian bagi siswa. Menurutnya, try out bukan sekadar latihan soal, melainkan uji kemampuan awal untuk melihat sejauh mana kesiapan siswa menghadapi ujian sebenarnya, baik untuk seleksi masuk PTN maupun perguruan tinggi kedinasan. 

Melalui simulasi seperti ini, siswa dapat memahami pola soal, meningkatkan strategi pengerjaan, serta mengenali area yang masih perlu diperbaiki.

M. Umar meyakini bahwa rangkaian simulasi yang disusun oleh tim Ganesha Operation dapat menjadi sarana efektif bagi siswa untuk mengenali jenis–jenis soal yang berpotensi muncul pada tes nanti. 

Dengan latihan yang tepat dan terstruktur, hambatan-hambatan belajar yang selama ini mengganggu dapat diminimalkan, sehingga siswa lebih percaya diri dalam meningkatkan kemampuannya.

Tiga Pilar Ciri Khas Siswa Madrasah

Pembahasan berikutnya disampaikan oleh Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I., Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, yang pada kesempatan ini diwakili oleh Dr. Dedi Irama Silalahi, S.Sos., MA., Kepala Bidang Pendidikan Madrasah. 

Dalam pemaparannya, Dedi menekankan ciri khas pendekatan pendidikan di bawah Kementerian Agama, yaitu pentingnya membangun keseimbangan antara kemampuan intelektual, spiritual, dan moral.

Ketiga aspek ini, menurutnya, menjadi fondasi yang membuat siswa mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan global.

"Jika hanya mengandalkan intelektual, tentu tidak cukup," ujarnya. "Diperlukan karakter dan spiritualitas yang kuat agar pencapaian akademik dapat memberikan manfaat yang lebih luas."

Ia juga menyoroti pentingnya Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang mulai diterapkan tahun ini. TKA disebut sebagai "password" bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, karena hasil tes tersebut menjadi salah satu acuan utama dalam proses seleksi SNBP di perguruan tinggi negeri. 

Dengan memahami format dan tuntutan TKA sejak dini, siswa madrasah diharapkan lebih siap menghadapi sistem seleksi yang semakin kompetitif.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Dedi turut mendorong para siswa madrasah untuk memperluas keberanian dalam memilih perguruan tinggi. 

Ia menegaskan bahwa lulusan madrasah tidak hanya terbatas pada perguruan tinggi Islam, tetapi memiliki kesempatan yang sama besar untuk masuk ke berbagai perguruan tinggi favorit di Indonesia, termasuk kampus besar seperti ITB atau UGM. 

Momentum webinar ini menjadi ruang penting bagi siswa madrasah untuk melihat peluang yang lebih luas, sekaligus menyiapkan diri menuju kampus impian.

Pembahasan dari Ganesha Operation

Pembahasan terakhir disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Bob Foster, M.M., Direktur Utama Ganesha Operation

Ia menegaskan bahwa strategi belajar menjadi faktor utama dalam menghadapi persaingan masuk PTN dan PTKIN yang makin ketat. Webinar ini, ujarnya, merupakan rangkaian persiapan bagi siswa kelas 12 untuk memahami pola seleksi dan tantangan terbaru.

Prof. Bob menjelaskan bahwa GO telah melaksanakan TOBK-SNBT pada Agustus lalu sebagai simulasi nasional untuk melihat posisi awal siswa.

Webinar ini menjadi pendalaman lanjutan, dan pada November GO kembali menggelar TOBK untuk melihat perkembangan kemampuan serta memproyeksikan peluang masuk prodi impian.

Ia mengingatkan bahwa lebih dari 5,4 juta siswa kelas 12, hanya 9 persen yang lolos melalui SNBP dan SNBT. Dengan kompetisi sebesar ini, pemahaman pola soal dan latihan terarah sangat diperlukan. 

GO mengembangkan sistem TOBK yang menyerupai UTBK-SNBT, lengkap dengan blocking time, penilaian IRT, pembobotan klaster bidang, dan Prediksi Lulus (PL GO) yang akurat. "TOBK yang benar-benar mengikuti pola UTBK–SNBT hanya ada di GO," tegasnya.

Dalam pemaparan data wilayah Jambi, Prof. Bob menyampaikan bahwa dari 321.305 peserta TOBK GO se-Indonesia, terdapat 6.319 peserta dari Jambi. Tiga sekolah dengan nilai rata-rata tertinggi se-Provinsi Jambi adalah SMA Xaverius 1, SMA Unggul Sakti, dan MAN IC Jambi

Untuk capaian individu, nilai tertinggi tingkat SMA/SMK diraih Atiya Rozaridha (SMAN 4 Jambi) dengan skor 910,26, sedangkan tingkat MA/MAK diraih M. Dzaki Wahyu Nugraha (MAN 2 Kota Jambi)..

Ia turut menjelaskan struktur Tes Kompetensi Akademik (TKA), pentingnya memilih mata uji pendukung yang tepat, serta peran TKA sebagai validator nilai rapor. Latihan soal intensif disebut menjadi kunci memperoleh hasil optimal.

Sebagai penutup, Prof. Bob menegaskan komitmen GO melalui Formula 3B: Belajar, Berlatih, Bertanding, yang didukung teknologi GO Expert agar siswa dapat belajar dan berlatih kapan saja.

Penutup

Webinar pendidikan yang digelar melalui kolaborasi Ganesha Operation, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, dan Kementerian Agama Provinsi Jambi memperlihatkan bagaimana sinergi lintas lembaga mampu menciptakan ruang diskusi yang lebih kuat bagi siswa. 

Masing-masing lembaga datang dengan fokus yang berbeda, namun memiliki satu tujuan yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sebagai langkah menuju Generasi Emas 2045. 

Kolaborasi ini tidak hanya memberikan pemahaman terbaru mengenai sistem seleksi perguruan tinggi, tetapi juga mempertegas pentingnya strategi belajar dan pembinaan karakter bagi siswa di Jambi.

Sebagai penutup, Ganesha Operation mengajak para siswa untuk terus mempersiapkan diri sejak dini. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti TOBK Nasional GO, sebuah simulasi berskala besar yang dirancang mengikuti pola UTBK-SNBT. 

Melalui TOBK, siswa dapat mengetahui posisi kemampuan mereka untuk memudahkan pemilihan jurusan. Informasi pelaksanaan TOBK Nasional GO akan diumumkan melalui kanal resmi Ganesha Operation, sehingga siswa diimbau untuk mengikuti pembaruan secara berkala. 

Bagi yang ingin pendampingan lebih intens, bergabung sebagai siswa GO memungkinkan mereka memperoleh fasilitas pembelajaran lengkap sekaligus akses otomatis ke TOBK dan try out rutin lainnya.

Sinergi yang terbangun dalam webinar ini diharapkan terus berlanjut, membuka lebih banyak kesempatan bagi siswa untuk berkembang dan mencapai jenjang pendidikan yang mereka cita-citakan. (*)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved