Senin, 13 April 2026

MIN 3 Tangerang Selatan Melukis Keberagaman dalam Karya Budaya

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Kota Tangerang Selatan gelar karya murid pada Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Li alamin.

|
Penulis: Anita K Wardhani
Tribunnews.com/Anita K Wardhani
GELAR KARYA BUDAYA - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Kota Tangerang Selatan menggelar karya murid muridnya pada gelaran Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil'alaamin (P5RA) Kamis (20/2/2025). 

Bagaimana agar anak diidk bisa sayangi budaya nasional juga menghargai budaya internasional dari negara lain yang tentu berbeda. 


Tahun ini MFD dan gelar karya siswa menyandingkan budaya dari berbagai Provinsi Indonesia dan Budaya dari Cina. 

Beragam budaya dari Indonesia dan Cina kemarin seolah memperkenalkan keberagaman dan berbeda itu indah.

GELAR KARYA BUDAYA - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tangsel, H. Ahmad Rifaudin, S.Ag., M.Pd berkeliling stand di Gelar Karya di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Kota Tangerang Selatan Kamis (20/2/2025). Gelar karya Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil'alaamin (P5RA) seolah memotret keberagaman budaya dan perbedaan yang bisa mengasah kreativitas anak.
GELAR KARYA BUDAYA - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tangsel, H. Ahmad Rifaudin, S.Ag., M.Pd berkeliling stand di Gelar Karya di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Kota Tangerang Selatan Kamis (20/2/2025). Gelar karya Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil'alaamin (P5RA) seolah memotret keberagaman budaya dan perbedaan yang bisa mengasah kreativitas anak. (Tribunnews.com/Anita K Wardhani)


Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tangsel, H. Ahmad Rifaudin, S.Ag., M.Pd yang hadir pada Gelar Karya MIN 3 Tangsel,menegaskan mengenal potensi budaya lebih jauh, dan menghargai perbedaan bisa mengasah kreativitas anak.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan di MIN 3 Tangsel. Memperkenalkan budaya seperti ini bisa meningkatkan kreativitas anak, juga bagaimana menghargai keberagaman yang selaras dengan misi Kemenag tentang moderasi beragama," kata Rifaudin saat ditemui melihat beragam karya murid MIN 3 Tangsel


Menurutnya gagasan yang diusung MIN 3 Tangsel ini kiranya bisa terus dibudayakan agar kelak generasi di masa depan memelihara dan mengamalkan dan mengamalkan nilai nilai Pancasila diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari.

Dengan begitu tujuan pembelajaran di Madrasah membentuk isan saling menghargai dan berakhlak mulia  sesuai dengan tuntunan Islam dan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia terwujud.

Pameran budaya Indonesia Vs Cina 

GELAR KARYA BUDAYA - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Kota Tangerang Selatan menggelar karya murid muridnya pada gelaran Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil'alaamin (P5RA) Kamis (20/2/2025).
GELAR KARYA BUDAYA - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Kota Tangerang Selatan menggelar karya murid muridnya pada gelaran Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil'alaamin (P5RA) Kamis (20/2/2025). (Tribunnews.com/Anita K Wardhani)

Gelar karya ini seolah memotret Indonesia mini yang disandingkan dengan negeri tirai bambu Cina. 
 
Kemarin selain tarian, nyanyian juga permainan, para siswa memamerkan karyanya dalm project P5RA sesuai budaya yang ditugaskan para guru.

GELAR KARYA BUDAYA - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tangsel, H. Ahmad Rifaudin, S.Ag., M.Pd berkeliling stand di Gelar Karya di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Kota Tangerang Selatan Kamis (20/2/2025). Gelar karya Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil'alaamin (P5RA) seolah memotret keberagaman budaya dan perbedaan yang bisa mengasah kreativitas anak.
GELAR KARYA BUDAYA - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tangsel, H. Ahmad Rifaudin, S.Ag., M.Pd berkeliling stand di Gelar Karya di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Kota Tangerang Selatan Kamis (20/2/2025). Gelar karya Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil'alaamin (P5RA) seolah memotret keberagaman budaya dan perbedaan yang bisa mengasah kreativitas anak. (Tribunnews.com/Anita K Wardhani)

Rifaudin dan jajaran Kemenag Tangsel mengelilingi stand pamaeran budaya Indonesia dan Cina.

Sesekali ia berinteraksi dengan murid-murid yang bertugas menjaga stand dan bertanya seputar budaya yang mereka tampilkan di stand. 

Stand-stand di pameran budaya kemarin menampilkan kerajinan, mulai makanan, kain khas, alat musik juga produk wastra berupa pakaian adat. 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved