Kemiren Asri, Desa Kreatif Binaan Pertamina Jual Jamur Krispi hingga ke Hong Kong

Program Binaan Pertamina Refinery Unit IV Cilacap ini berhasil mengirimkan makanan hasil produksi rumahan mereka hingga ke Hong Kong dan Malaysia.

Kemiren Asri, Desa Kreatif Binaan Pertamina Jual Jamur Krispi hingga ke Hong Kong
Pertamina
Pertamina memberikan bantuan budidaya Jamur yang hasilnya digunakan untuk bahan dasar olahan PMT setiap bulannya. 

TRIBUNNEWS.COM, CILACAP – Kelompok Kampung Ekonomi Kreatif (Kemiren Asri) berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui beragam program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Program Binaan Pertamina Refinery Unit IV Cilacap ini bahkan berhasil mengirimkan makanan hasil produksi rumahan mereka hingga ke Hong Kong dan Malaysia.

Sebelum program ini berkembang dalam mengembangkan usaha makanan produksi rumahan dengan bahan dasar jamur, masyarakat Desa Kemiren Asri yang berada di Kelurahan Tegalkamulyan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah memiliki permasalahan di bidang kesehatan dengan cukup banyaknya angka gizi buruk dan kurang pada tahun 2017.

Baca: Pertamina Power Indonesia Garap Sejumlah Proyek Bergengsi

Awalnya, bantuan untuk meningkatkan fasilitas posyandu saat itu berhasil membantu untuk memonitoring perkembangan anak, namun masih ada kebutuhan penunjang serta PMT (pemberian makanan tambahan) kepada balita yang dibutuhkan untuk dapat menurunkan angka gizi buruk dan kurang di Desa Kemiren Asri.

Akhirnya, dalam upaya agar program PMT dapat berkelanjutan, Pertamina memberikan bantuan budidaya Jamur yang hasilnya digunakan untuk bahan dasar olahan PMT setiap bulannya.

Selain itu, cukup banyaknya masyarakat Kelurahan Tegalkamulyan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah yang masih buta aksara, mendorong salah seorang penggerak masyarakat bernama Rumdani Prapti Sumiwi untuk memberantas buta aksara.

Baca: Atasi Pasca Kebakaran Pipa BBM di Cimahi, Pertamina Terjunkan 90 Personel

Rumdani menggagas sebuah program bersama Pertamina dengan membentuk Kelompok Keaksaraan Fungsional. Melalui metode belajar membaca dan menulis resep masakan, 21 ibu-ibu Kelompok Keaksaraan Fungsional tersebut kini sudah menjadi kepala kelompok kegiatan pemberdayaan Kemiren Asri.

Ada 13 kelompok kegiatan melalui beragam jenis usaha yang mampu meningkatkan perekonomian desa di wilayah Tegalkamulyan. Kelompok kegiatan Kemiren Asri itu bergerak mulai dari Kelompok Posyandu dan Pos PAUD, Kelompok Budi Daya Jamur, Kelompok Budi Daya Cacing, Kelompok Budi Daya Lele, Kelompok Budi Daya Bebek, Kelompok Jamu Tradisional, Kelompok Pupuk Organik, Kelompok Produksi Telur Asin, Kelompok Kebun Gizi, Kelompok Keaksaraan Fungsional, Kelompok Patra Asri Handycraft, hingga mampu mendirikan Koperasi Kemiren Asri Mandiri.

Ketua Pengurus Koperasi Asri Mandiri Rumdani Prapti Sumiwi mengatakan, pengembangan Kelompok Kemiren Asri melalui perjalanan yang panjang. Dalam perjalanan panjang itu lah muncul semangat masyarakat yang ingin mandiri dan sejahtera.

“Alhamdulillah saat ini kelompok kegiatan Kemiren Asri terus melalukan inovasi. Tahun ini kami sudah memiliki Koperasi sebagai bagian dari penggerak ekonomi masyarakat. Di tengah teknologi yang terus maju, kami mencoba memaksimalkan kreativitas untuk membuat produk yang dapat dinikmati masyarakat melalui beragam olahan budidaya yang dikelola, seperti olahan jamur,” kata Rumdani, Rabu (23/10/2019).

Baca: UMKM Binaan Pertamina Raup Penjualan Rp 7 Miliar di TEI 2019

Halaman
12
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved