Lapangan Golf di Singapura Segera Punah, Batam Jadi Magnet Baru Pegolf Negeri Singa
Akibat keterbatasan lahan tersebut, para pegolf Singapura kini mulai melirik Batam sebagai destinasi alternatif.
Selain Batam, pegolf Singapura juga kerap bermain di Johor Bahru, Malaysia.
Namun, Batam memiliki keunggulan tersendiri: layanan caddy yang tidak tersedia di Singapura maupun Malaysia.
“Di Batam, pegolf mendapatkan pengalaman bermain yang lebih personal karena didampingi caddy selama pertandingan. Ini adalah nilai tambah yang tidak mereka temukan di tempat lain,” tambah Steven.
Tak hanya dari Singapura dan Malaysia, pegolf asal Korea Selatan juga menjadikan Palm Springs sebagai lokasi utama untuk berlatih.
Bahkan, anak-anak Korea Selatan menjalani pelatihan intensif di sana selama 2,5 hingga 4 bulan, terutama saat musim dingin melanda negara mereka.
Lonjakan kunjungan ini turut didorong oleh pembukaan rute penerbangan langsung dari Bandara Hang Nadim Batam ke Bandara Incheon, Korea Selatan.
Meski demikian, Steven menyoroti tantangan yang masih dihadapi, terutama tingginya biaya transportasi, seperti harga tiket feri Batam–Singapura.
Namun ia tetap optimistis, terlebih dengan diberlakukannya Peraturan Pemerintah Nomor 95 Tahun 2024 tentang Bebas Visa Kunjungan.
“Dengan kebijakan bebas visa, kami yakin sektor pariwisata, khususnya golf tourism, di Kepulauan Riau akan kembali bergairah,” tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Palm-Springs-Golf-Country-Club-di-Nongsa-Batam.jpg)