200 Penambang Pasir di Sebatik Kehilangan Pekerjaan
Akibatnya para penambang pun berencana akan ke Malaysia, untuk mencari pekerjaan guna menyambung hidup.
Tayang:
Editor:
Dewi Agustina
"Mereka minta sama saya untuk buat WC, saya bilang dilarang pemerintah. Sebatik mau dibangun harus menggunakan pasir. Sekarang penjual semen marah-marah karena tidak ada pasir, semennya tidak laku," ujarnya.
Pihaknya siap mengikuti perintah yang dikeluarkan pemerintah, asalkan perintah itu didasari aturan yang benar. "Kalau tidak betul lebih baik kami kerja ke sebelah (Malaysia)," ujarnya.
Baca juga:
- Sistem Pungutan PBB di Lambar Masih Mengandalkan Kolektor
- Aliansi Hutan Kota Akan Serahkan Surat Pembatalan HGB
- Fahrurrazi-Sundari Tandatangani Berkas Dukungan
- Pasca Kebakaran, Dua SD di Samarinda Diliburkan