Kamis, 11 Juni 2026

Dulu Kaya Raya, Kini Nenek Tetty Hidup Sebatang Kara Setelah Diusir Anak

"Anak saya sendiri justru melakukannya. Sakit sekali rasanya,” kata Tetty.

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
TRIBUNJOGJA.com | AGUNG ISMIYANTO
Seorang nenek bernama Tetty Mudjiati (78) hidup sebatang kara di bangunan bekas poskamling di Perumahan Griya Rejo Indah, Japunan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Kamis (19/3). 

“Kami mengontrak rumah di Perumahan Griya Rejo Indah. Tetapi karena tidak mampu membayar biaya kontrakan, saya diminta meninggalkan rumah. Sementara, anak saya (Heru), entah kemana. Saya ingin bertemu dia karena dia yang paling cocok dengan saya,” ucapnya.

Dia pernah diantar ke rumah anak bungsunya di Karanggading, Kota Magelang. Namun, disitulah Tetty mendapatkan kekerasan secara fisik dan psikis. “Saya tidak betah, saya disia-sia, saya dipukuli," katanya sembari menyeka air mata.

Ketua RT 10, Perumahan Griya Rejo Indah PGRI, Aji Soetono menjelaskan, warga di sekitar perumahan merasa iba dengan keberadaan nenek renta itu. Menurutnya, Tetty sudah tiga bulan tinggal di bekas poskamling perumahan setempat.

Pihaknya juga sudah sempat melaporkan keberadaan Tetty kepada Kepolisian Sektor Mertoyudan hingga Dinas Tenaga Kerja, Sosial dan Transmigrasi (Disnakesostrans) Kabupaten Magelang, tetapi belum ada kejelasan hingga saat ini.

“Kami pernah beberapa kali menghubungi salah satu anaknya yang tinggal di Karanggading Kota Magelang. Tetapi, mereka hanya berjanji akan menjemput, dan saat ini belum dijemput. Kasihan kalau nenek ini sakit. Semoga ada perhatian dari pemerintah,” paparnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved