Tragedi Ular Memangsa Manusia
Sebelum Ditelan Ular Piton, Posisi Akbar Duduk Diterkam dari Belakang dan Diseret 10 Meter
Adhan Andi Sirajuddin (45) menduga kuat Akbar Bin Ramli (25) keadaan duduk saat diterkam ular piton raksasa dari arah belakang.
Editor:
Sugiyarto
"Seandainya tidak, mungkin hancurmi (sudah hancur) karena sudah mayatnya,"ucapnya.
Menurut Adhan, ular piton raksasa kerap ditemukan di kawasan tersebut sejak masa lampau.
"Di sini memang banyak, pernah juga sebelumnya kita bunuh saat melakukan pembukaan lahan sawit," kata Adhan.
Pada tahun 1980-an, warga setempat juga menemukan ular piton raksasa yang sulit bergerak karena tubuh sudah superberat.
"Pernah juga dulu orang tua sekitar tahun 1983, waktu pertama buka lahan perkebunan saat itu masih kebun coklat, belum ada sawit,
ditemukan, saking besarnya tidak bisa goyang dan sudah dikelilimgi rumput," ujar Adhan.
Warga mengenal dua warga, Ambo Anang dan Ba’du Aman, yang menemukan ular raksasa tersebut. Ambo dan Ba’du sudah wafat.
“Saat itu, keduanya hendak meruncinkan kayu dan (tidak sadar) menjadikan (menginjak) ular itu sebagai landasan,
barulah diketahui yang diinjak adalah ular, saat keluar darah karena luka,"kata Adhan berkisah.