Mahasiswa Unila Tewas Saat Diksar Pencinta Alam, Tubuhnya Penuh Luka Lebam dan Kaku Saat Sampai RS
Kondisi tubuh Arga Trias Tahta mahasiswa Jurusan Sosiologi FISIP Unila mengalami luka-luka dan lebam.
Editor:
Hendra Gunawan
Shytia menyebutkan ada 13 mahasiswa yang mengikuti diksar, 12 peserta dari angkatan 2019 atau mahasiswa baru dan 1 mahasiswa angkatan 2018.
Disebut Alami Kecelakaan
Jasad mahasiswa Fisip Unila masih disemayamkan di rumah duka di Dusun Wonokarto RT 01/RW 08, Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Senin 30 September 2019.
Sejumlah rekan almarhum berdatangan untuk menyampaikan duka mendalam.
Termasuk pihak Fakultas Fisip Unila pun hadir di rumah duka.
Di antaranya, Ketua Jurusan Sosiologi Ikram, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FISIP Unila Dadang Karya Bakti dan Dekan FISIP Unila Syarief Makhya.
Tidak hanya itu, hadir juga Tim Inafis dari Polres Pesawaran melakukan visum terhadap jasad korban.
Mereka melakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan.
Ketua Jurusan Sosiologi FISP Unila Ikram mengaku belum bisa memberi keterangan soal peristiwa yang menimpa mahasiswanya tersebut.
Sebab, menurut Ikram, informasi yang didapat dari mahasiswa masih simpang siur.
"Dapat informasi (dari mahasiswa) belum bisa dipastikan, masih simpang siur," tutur Ikram saat ditemui di rumah duka, Senin 30 September 2019.
Diketahui Arga Trias Tahta merupakan putra ketiga dari lima bersaudara pasangan Denny Muhtadin dan Ros.
Di lingkungan tetangga, Arga Trias Tahta terkenal pendiam dan tertutup.
Sementara itu, orangtua mengetahui Aga aktif di Rois.
Orangtua tidak menyangka lulusan SMA N I Gadingrejo tertarik dengan organisasi pecinta alam.
Arga Trias Tahta mengikuti pendidikan dasar organisasi tersebut di Desa Cikoak, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Kamis (26/9/2019).
Tetangga korban, Muhammad Ariyanto mengatakan, keluarga mendapat kabar Arga Trias Tahta masuk Rumah Sakit Bumi Waras lantaran kecelakaan, Minggu (29/9/2019) sekira pukul 14.00 WIB.
Lantas keluarga menuju rumah sakit yang dimaksud dan mendapati Arga Trias Tahta sudah tidak bernyawa.
Jenazahnya kemudian dibawa ke rumah duka sekira pukul 18.00 WIB.
Sampai, Senin (30/9/2019) pukul 10.23 WIB ini jasad Arga Trias Tahta masih disemayamkan di rumah duka.
Tadinya, jasad Arga Trias Tahta akan dimakamkan sekira pukul 10.00 WIB.
(Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C/Bayu Saputra)
Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul BREAKING NEWS - Keluarga Sebut Jasad Mahasiswa Fisip Unila Tewas Saat Diksar Penuh Lebam