Pembunuhan

Pelaku Anak Bunuh Ayah Kandung di Tegal Mengidap Gangguan Jiwa, Pernah Dirawat di RSJ Mitra Siaga

Wahudin (28) tersangka pembunuhan ayah kandungnya sendiri mengidap gangguang jiwa. Ia pernah tiga kali masuk RSJ Mitra Siaga, Tegal.

TRIBUNNEWS.COM - Wahudin (28) warga Desa Kendayakan, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, yang tega membunuh ayah kandungnya Rahadi (58), Selasa (29/10/2019) diketahui mengidap gangguan jiwa.

Menurut Rasiun Kepala Desa Kendayakan, Wahudin sudah tiga kali dirawat di RSJ Mitra Siaga, yaitu pada 2016, 2017, dan 2018.

"Pelaku kesehariannya wajar seperti orang biasa," jelas Rasiun.

Dikutip Tribunnews.com dari tayangan video YouTube Tribun Jateng (29/10/2019), saat berada di dalam jeruji sel Mapolsek Warureja, Wahudin mengaku tak menyesal seusai menghabisi nyawa ayahnya sendiri.

Ia mengaku sudah berniat untuk membunuh ayahnya sendiri saat berada di rumah.

"Niatnya mau melukai dan membunuh. Bapak ku pacaran lagi soalnya," ungkapnya.

Pembunuhan ayah kandung oleh anaknya di Tegal
Wahudin (28) yang membunuh ayahnya sendiri, menemui wartawan di sel tahanan, Selasa (29/10/2019) (Tangkapan Layar YouTube Tribun Jateng)

Dia mengaku saat membunuh ayahnya dengan menggunakan sebuah kampak.

Wahudin merasa kesal karena ayahnya diduga berpacaran lagi dengan tetangga sebelah.

"Sudah banyak buktinya. Selingkuhannya pernah dikasih motor oleh bapak saya. Namanya Nana," sebut pelaku.

AKP Gunawan Wibisono Kasatreskrim Polres Tegal mengatakan, Polisi mengetahui kejadian pembunuhan tersebut dari saksi.

"Saksi pertama pulang ke rumah, kemudian memberitahu saksi kedua bahwa terjadi tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga atau pembunuhan," katanya.

Baca: 7 Fakta Kasus Anak Cor Jasad Ayah di Tegal, Kronologi, Detik-detik Kecurigaan serta Pengakuan Pelaku

Halaman
123
Penulis: Nuryanti
Editor: bunga pradipta p
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved