Ibu Dua Anak Mengadu ke DPRD Balikpapan, Minta Dibantu Penanganan Kasus Dugaan Pencabulan Anak

Ibu muda beranak dua mengadu ke DPRD Balikpapan. Satu bulan di Rumah aman, kasus dugaan pencabulan terhadap putri pertamanya tak kunjung selesai

Ibu Dua Anak Mengadu ke DPRD Balikpapan, Minta Dibantu Penanganan Kasus Dugaan Pencabulan Anak
Tribunkaltim.co/Siti Zubaedah
Diduga Balita Ini Dicabuli petugas kebersihan Polsek Semayang Balikpapan Kalimantan Timur, Ibu si anak lapor ke DPRD Balikpapan Kalimantan Timur. Jadi Korban Cabul Petugas Kebersihan di Polsek Semayang, Anggraini Lapor ke Anggota DPRD Balikpapan, Kalimantan Timur 

TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Anggraini, seorang ibu berusia 31 tahun bertahan di rumah aman demi mencari keadilan atas anaknya. 

Pasalnya, petugas kebersihan di Polsek Semayang Balikpapan, Kalimantan Timur diduga melakukan tindak pencabulan terhadap si buah hati pada 30 Agustus 2019 silam.

Anggraini lalu mengadu ke DPRD Balikpapan atas kasus asusila yang menimpa anaknya.

Dengan wajah sedih, Anggraini yang menggendong anaknya berusia dua bulan meminta dewan membantu dirinya menuntaskan masalah tersebut.

Ia mengatakan peristiwa pencabulan terjadi di belakang kantor Polsek Kawasan Pelabuhan Semayang Balikpapan, Kalimantan Timur, sekitar pukul 17.30 WIB.

Usai peristiwa tersebut, si buah hati mengaku merasa kesakitan di bagian vaginanya.

"Sudah divisum dan diperiksa ada sobek di bagian vaginanya, empat hari kemudian petugas DP3AKB memisahkan saya dan anak saya, saya pun dilarang mendampingi anak saya sendiri ke dokter," kata Anggaraini seraya menjelaskan dirinya dan dua anaknya menetap di rumah aman Balikpapan selama hampir satu bulan. 

Namun, hingga kini, dirinya tidak mendapat kejelasan soal penuntasan pencabulan yang menimpa si buah hati.

Halaman 2 >>>>>>>>>>>>>>>

 

Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved