Tol Cipularang KM 118 Sudah Bisa Dilalui Pasca Longsor
Pascalongsor tebing di samping Jalan Tol Cipularang KM 118+600, Kabupaten Bandung Barat (KBB), saat ini arus lalu lintas sudah kembali normal, Senin.
Editor:
Dewi Agustina
"Jasa Marga masih mengupayakan dangan cara membuat tanggul untuk mencari titik gorong-gorong yang tersumbat dengan mendatangkan empat ekskavator termasuk ekskavator amfibi," ujarnya.
"Sedangkan pengerjaan penguatan tanggul longsoran, akan dibikin borvell dan bronjong, dan juga masih menyediakan pompa untuk menyedot air yang sewaktu-waktu air kembali tergenang kalau terjadi hujan," katanya.
Longsor tersebut, katanya, merusak enam rumah milik Anjang (40) dengan anggota keluarga 3 jiwa, rumah Nani (55), Asep Buhori (50) dengan penghuni 3 jiwa, rumah Abas (41) yang dihuni 5 jiwa, rumah Agus (46) yang dihuni 4 jiwa, dan rumah Khodijah (50).

Selain itu, sebanyak 80 unit rumah terancam yang dihuni 240 jiwa. Yang terancan juga adalah lahan pertanian sawah seluas tiga hektare, enam kolam ikan, 1,5 km pipa air bersih, dan aliran listrik.
"Saat ini BPBD Provinsi Jawa Barat berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat melakukan kaji cepat kelokasi kejadian dan melakukan penanganan," katanya.(hilman k/syarif as/mega n/tribunjabar/cep)