Breaking News:

Tragedi Susur Sungai

Keluarga Korban Susur Sungai Bakal Laporkan Pihak SMPN 1 Turi, Nilai Sekolah Tak Perhatikan Resiko

Seorang ayah korban tragedi susur sungai, Mulyadi mengatakan, dirinya akan menuntut pihak SMPN 1 Turi Sleman.

Penulis: Nuryanti
kolase tribunnews: BPBD DIY/TribunJogja
Susur sungai SMPN 1 Turi Sleman berakhir duka 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang ayah korban tragedi susur sungai, Mulyadi mengatakan, dirinya akan menuntut pihak SMPN 1 Turi Sleman.

Mulyadi merupakan ayah dari Latifah yang menjadi salah satu dari 10 korban tewas dalam susur sungai di Sungai Sempor pada Jumat (21/2/2020) lalu.

Ia mengatakan, putrinya sudah beberapa kali mengikuti kegiatan susur sungai.

"Anak saya sudah sering ikut, kadang pulang sudah basah," ungkap Mulyadi, dikutip dari YouTube Talk Show tvOne, Sabtu (22/2/2020).

"Kadang di sungai setidaknya, sudah ke berapa ini, sudah 2-3 kali," jelasnya.

Selain ikut susur sungai, menurut Mulyadi, Latifah juga disiram air saat mengikuti kegiatan pramuka.

"Enggak mesti, kadang cuma diguyur air atau apa," ujarnya.

"Saya kan enggak nunggu, pas pulang kadang saya jemput itu kok sudah basah," lanjut Mulyadi.

Baca: Pramuka Jadi Kegiatan Rutin di SMPN 1 Turi, Kepsek Jujur Soal Susur Sungai: Saya Baru 1,5 Bulan

Baca: Cerita Haru Ayah Korban Susur Sungai SMPN 1 Turi: Persiapan sebelum Pramuka hingga Batal Beri Kado

Ia mengatakan, bendungan di sekitar Sungai Sempor sempat dikeruk.

"Kalau deras ya enggak, wong Sungai Sempor itu sungai besar kok."

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved