Breaking News:

Virus Corona

Ada Ancaman Penculikan Dokter, Forkopkes Garut Minta Jaminan Keamanan

Selain kasus Covid-19 itu sendiri, kasus lainnya yang muncul adalah ancaman penculikan dokter hingga kantor

shutterstock
Ilustrasi corona virus (Covid-19) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNNEWS.COM, GARUT --Berbagai masalah justru timbul setelahada kasus Covid-19 di Pamengpeuk, Garut.

Selain kasus Covid-19 itu sendiri, kasus lainnya yang muncul adalah ancaman penculikan dokter hingga kantor kecamatan yang digeruduk rausan warga.

Forum Komunikasi Organisasi Profesi Kesehatan (Forkopkes) yang terdiri atas 13 organisasi membuat pernyataan sikap terkait meluasnya penyebaran Covid-19 di Garut.

Mereka menilai tata kelola manajemen penanggulangan Covid-19 belum efektif.

Ketua Forkopkes Garut, Edy Kusmayadi, mengatakan, pernyataan sikap itu ditujukan untuk tiga pihak.

Baca: Ketua DPR Serukan Gotong Royong Berskala Besar di Masa Pandemi Covid-19

Baca: Jawaban Ukurlah Berat 3 Alat Dapur di Rumahmu, Lalu Urutkan dari yang Paling Berat! Kelas 1-3 SD

Baca: Bisnis Terpukul Covid-19, AirAsia Pastikan Belum Ada PHK

Baca: Cara Jaga Kehamilan Selama Pandemi Virus Covid-19 Sesuai Usia Kandungannya

Selain kepada gugus tugas penanganan Covid-19, juga kepada masyarakat dan anggota profesi kesehatan.

"Kepada gugus tugas, kami memohon pemenuhan APD (alat pelindung diri) yang terstandar dan berlanjut di setiap level pelayanan kesehatan," ucap Edy di Sekretariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Garut, Senin (4/5/2020).

Edy juga meminta jaminan keamanan dan keselamatan kepada petugas medis selama proses penanganan Covid-19.

Ia berharap, kasus di Puskesmas Pameungpeuk tak terulang lagi.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved