Breaking News:

Erupsi Merapi

Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Penambang Pasir di Kali Gendol Diminta Libur Dulu

BPBD telah menginstruksikan kepada seluruh penambang pasir di Kali Gendol, Kecamatan Cangkringan, Sleman untuk menutup aktivitas penambangan.

Tribun Jogja/Alexander Ermando
Lokasi penambangan pasir Kali Gendol, Kepuharjo, Cangkringan yang sepi karena dihentikan sementara usai status Merapi dinaikan menjadi waspada. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mengambil langkah antisipasi menyusul terjadinya peningkatan aktivitas Gunung Merapi.

Dari data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegempaan dan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, saat ini telah terjadi siklus ekstrupsi ke dua setelah Agustus 2018 yang lalu.

Ancamannya, erupsi dari aktivitas kegempaan dalam, dapat ke luar dan berdampak pada lingkungan sekitar merapi.

Kepala BPBD DIY, Biwara Yuswantana mengaku sudah berkoordinasi dengan BPPTKG.

Informasi terkait adanya peningkatan aktivitas Merapi itu pun sudah diterima.

Sebagai langkah awal, pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh penambang pasir di Kali Gendol, Kecamatan Cangkringan, Sleman untuk menutup aktivitas penambangan.

Namun, hal itu seharusnya menjadi kewenangan dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP ESDM) DIY.

Sampai saat ini para penambang pasir sudah diharuskan untuk berlibur menambang.

Baca: Gunung Merapi Memasuki Fase Intrusi Baru, Belum Ada Bahaya Tapi Harus Tetap Waspada

Baca: Kubah Lava Gunung Merapi Kian Mengecil, Dipengaruhi oleh Letusan Eksplosif, Ini Penjelasan BPPTKG

"Kami sudah mendapat informasi dari BPPTKG Yogyakarta. Sebagai antisipasi awal, para penambang pasir di sekitaran Kali Gendol untuk libur dulu," katanya kepada Tribunjogja.com, Minggu (5/7/2020).

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved