Breaking News:

Dua Youtuber di Medan Ditangkap Karena Diduga Sebarkan Hoaks

Joniar M Nainggolan dan Benny Edward diduga merugikan pihak korban Johansen Ginting.

istimewa
Youtuber Joniar Nainggolan (45) dan Benni Eduward Hasibuan (41) 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -- Dua youtuber asal Medan yag ditangkap oleh Polrestabes Medan diduga menyebarkan berita bohong atau hoaks dalam konten youtubenya.

Joniar M Nainggolan dan Benny Edward diduga merugikan pihak korban Johansen Ginting.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah memberikan keterangan terkait kelakuan dua pria, yang disebut pemilik akun youtube tersebut.

"Diketahui pada Selasa tanggal 11 Agustus 2020 sekitar pukul 11.20 WIB dan TKPnya di Jalan Putri Hijau, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat," demikian paparan tertulis yang diberikan oleh Kompol Martuasah pada Rabu (19/8/2020).

Baca: Beritakan Seorang Polisi Menunggak Pajak, Dua Youtuber di Medan Ditangkap Polisi, Dianggap Hoaks

Lebih lanjut, dia juga menuturkan kronologinya hingga penangkapan dua lelaki yang diduga penyebar hoaks tersebut.

"Demikian pada Senin (11/8/2020) sekitar pukul 16.00 WIB, saksi korban (Johannes Ginting) dihubungi oleh M Saleh Lubis yang sedang bersama-sama dengan Hanafi Tanjung yang sedang melihat youtube,"

Saat melihat akun youtube JONIAR NEWS PEKAN, M Saleh Lubis dan Hanafi Tanjung langsung menelepon Johannes Ginting sebab dalam youtube tersebut disebutkan bahwa Johannes, pemilik BK 1212 JG mengalami tunggakan pajak senilai Rp 3,7 juta.

Baca: Polisi Akan Panggil Anji & Hadi Pranoto Pekan Ini Terkait Dugaan Penyebaran Hoaks Obat Covid-19

"M Saleh Lubis bersama sama dengan Hanafi Tanjung mengatakan kepada Johannes Ginting bahwa terdapat pemilik account youtube JONIAR NEWS PEKAN yang mengupload video youtube. Dalam Video Tersebut Terlapor mengatakan bahwa BK 1212 JG 3,7 juta nunggak pajak," sambungnya.

Dengan adanya video tersebut, Johannes Ginting merasa keberatan dan membuat laporan kepada pihak kepolisian.

"Berdasarkan video tersebut, Johannes Ginting secara pribadi merasa keberatan karena dikatakan menunggak pajak padahal korban rutin membayar pajak tepat waktu tidak seperti yang disampaikan terlapor dalam video tersebut," lanjutnya.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved