Minggu, 31 Agustus 2025

Di Atas Perahu, Wanita Menangis Histeris Peluk Keluarga yang Tewas akibat Banjir di Deli Serdang

Warga ditemukan tewas di Perumahan Griya Nusa III Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (4/12/2020) dini hari

Editor: Ifa Nabila
Tribun Medan/Victory Arrival
SEORANG pria ditemukan meninggal dunia akibat banjir di Perumahan Griya Nusa III Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Jumat (4/12/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria ditemukan tewas di Perumahan Griya Nusa III Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (4/12/2020) dini hari.

Pada pukul 03.00 WIB, korban dibawa dengan perahu karet dari dalam perumahan bersama keluarganya.

Pria bertubuh gempal itu diperkirakan berusia 50 tahun.

Terlihat wanita berdaster kuning yang ada di samping korban histeris dan meraung-raung memeluk korban.

Baca juga: 10 Orang Terpeleset Saat Terjebak Banjir di Medan Hanya 4 Yang Selamat

"Pak kenapa kau tinggalkan aku pak," teriaknya.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi juga terlihat ikut mengevakuasi jenazah menuju ambulans.

Informasi dari salah satu petugas Basarnas bahwa mayat ditemukan di Komplek D5.

"Ditemukan di komplek D5 bang, identitasnya belum kita dapat," cetusnya.

Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Medan, Hisar Turnip menyebutkan bahwa membenarkan penemuan satu korban tersebut.

Atas bencana banjir ini, Basarnas menerima puluhan telepon warga dari luar Kota Medan yang cemas terhadap kondisi keluarganya yang menjadi korban banjir di Komplek Perumahan De Flamboyan, Desa Tanjung Selamat, Sunggal, Jumat (4/12/2020) dini hari.

Baca juga: Banjir Terjang Kawasan Tanjung Selamat Deliserdang, 500 KK Terdampak, 2 Orang Meninggal

Hisar menerangkan bahwa pihaknya telah menerima mulai dari pukul 00.00 WIB puluhan telepon warga yang menanyakan kondisi banjir.

"Daritadi 1 jam yang lalu gak ada berhentinya telepon saudara-saudara dari luar Medan masuk ke kami bertanya kondisi keluarganya di lokasi ini," tuturnya saat dikonfirmasi tribunmedan.id, Jumat (4/12/2020).

Ia bahkan menuturkan banyak warga yang telah menghubungi call center untuk segera dijemput di rumahnya.

Bahkan banyak warga yang memvideokan tempat lokasinya berada.

"Karena setiap telepon itu seluruh yang kena dampak itu minta tolong. Pas di video mereka minta tolong juga karena pos yang lain, mungkin kurang sabar ya kan," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan