Santri Tewas Dianiaya Kakak Kelasnya, Korban Dipukul di Bagian Dada hingga Tersungkur
Seorang santri di Pesantren Darularafah Raya, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara menjadi korban penganiayaan hingga tewas.
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
"Kalau informasi dari teman-temannya hanya sekali (memukul). Ini informasi sebelum kepolisian, kalau BAP, kami belum tahu," kata Harun.
Tidak hanya itu, informasi tambahan yang berhasil dihimpun, peristiwa pemukulan itu dilakukan pelaku ke bagian dada korban hingga tersungkur dan kemudian.
Dibantu teman-teman FW membawanya ke klinik di pesantren tersebut.
"Dokter bertugas di pesantren mengatakan korban sudah meninggal dunia," jelasnya.
Dalam peristiwa ini, pihaknya mengatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dan Kementerian Agama (Kemanag) Kabupaten Deli Serdang.
Baca juga: Remaja 14 Tahun di Cianjur Tewas dalam Selokan, Alami Kecelakaan saat Berboncengan dengan Teman
"Terduga pelaku, kalau disesuaikan dengan disiplin, kita penganiayaan saja sudah termasuk pelanggaran berat. Pasti akan ada sanksi yang paling berat. Namun kita akan berkoordinasi dengan pemerintahan setempat," ungkapnya.
"Pihak kementerian agama, untuk menyikapi status anak kita ini. Supaya tidak menimbulkan masalah baru," sambung Harun.
Terkait pemeriksaan sejumlah saksi, pihaknya belum mau menyebutkan berapa guru atau pengurus yang telah dimintai keterangan oleh polisi.
"Masih diproses," jelasnya.
Pascakejadian, pelaku yakni APJ telah diamankan petugas kepolisian dari Polsek Kutalimbaru.
Namun korban sendiri telah dibawa pihak keluarga ke kediamannya yakni di Desa Benua Raja, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
Berita terkait kasus penganiayaan
(TribunMedan.com/Muhammad Fadli Taradifa)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul TERKUAK Kronologi Lengkap Santri Tewas Dianiaya Kakak Kelas, Ini Statemen Pimpinan Ponpes Darul