Sabtu, 30 Agustus 2025

Kakek Tukang Urut Dihabisi Pasiennya, Tak Puas karena Alat Vitalnya Berubah setelah Diobati

Dulati, seorang tukang urut dihabisi oleh pasiennya sendiri karena tidak puas dengan pelayanan yang diberikan.

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Sri Juliati
Tribunnews
Ilustrasi. Dulati, seorang tukang urut dihabisi oleh pasiennya sendiri karena tidak puas dengan pelayanan yang diberikan. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus penganiayaan berujung hilangnya nyawa seseorang terjadi di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Diketahui yang menjadi korbannya adalah kakek 74 tahun bernama Dulati.

Pria yang sehari-hari mencari nafkah sebagai tukang urut itu dihabisi oleh pasiennya sendiri.

Pelaku merupakan pria berinisial L (49).

Baca juga: Pasien Habisi Nyawa Tukang Urut di Kolaka, Pelaku Kesal Alat Vital Tak Berubah Usai Diobati

Baca juga: Kakek Tukang Urut Dihabisi Pasiennya, Pelaku Kesal Alat Vitalnya Mengalami Perubahan usai Diobati

Belakangan diketahui motif atau alasan pelaku tega menghabisi korban lantaran tidak puas dengan pelayanan yang diberikan.

Bagaimana kelengkapan dari kasus ini? Berikut rangkuman fakta-faktanya:

Kronologi

Akibat tak terima alat vital berubah usai dipijat, lelaki asal Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) nekat aniaya kakek tukang urut hingga tewas. Peristiwa nahas itu terjadi di kediaman L, pada Rabu (25/8/2021), pukul 12.30 WITA.
Akibat tak terima alat vital berubah usai dipijat, lelaki asal Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) nekat aniaya kakek tukang urut hingga tewas. Peristiwa nahas itu terjadi di kediaman L, pada Rabu (25/8/2021), pukul 12.30 WITA. (TribunnewsSultra/Istimewa)

Dihimpun dari TribunnewsSultra.com, peristiwa nahas itu terjadi di kediaman L, pada Rabu (25/8/2021), pukul 12.30 WITA.

L merupakan warga Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka.

Awalnya pelaku memanggil korban di rumahnya dengan maksud agar korban datang mengobati sekira pukul 10.30 Wita.

Baca juga: Ibu dan Anak Tewas di Mobil, Ternyata Istri Muda Yosef Sudah Lama Tak Komunikasi dengan Tuti

Beberapa hari sebelumnya pelaku telah diobati korban dengan pengobatan tradisional.

Namun, saat sementara diurut, pelaku merasa fungsi alat vitalnya tak seperti sebelumnya.

Kemudian pelaku tega menganiaya korban menggunakan sebilah parang yang membuat korban meninggal di tempat.

Kata polisi

Kapolres Kolaka, AKBP Saiful Mustofa, membenarkan kasus ini.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan