Jumat, 29 Agustus 2025

Bekas Lokasi Tambang Pasir di Manggarai Timur Longsor, Bocah 12 Tahun Tewas, 2 Lainnya Luka-luka

Bencara tanah longsor terjadi bekas di lokasi tambang pasir di Kampung Colol.

Editor: Dewi Agustina
Pos Kupang/HO
Bencana tanah longsor menerjang Kampung Colol, Desa Colol, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (23/3/2023). Akibatnya seorang bocah berusia 12 tahun meninggal dunia. Sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

TRIBUNNEWS.COM, BORONG - Bencana tanah longsor terjadi bekas di lokasi tambang pasir di Kampung Colol, Desa Colol, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (23/3/2023).

Akibatnya seorang bocah berusia 12 tahun meninggal dunia.

Baca juga: Dua Kakak Beradik yang Berprofesi Sebagai Pedagang di Megamendung Bogor Tewas Tertimbun Longsor

Sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Bernadus Nuel mengatakan, bencara tanah longsor itu terjadi bekas di lokasi tambang pasir di Kampung Colol.

Untuk sementara belum diketahui identitas dari para korban.

Bernadus mengatakan, tidak ada hujan sebelum bencana tanah longsor terjadi.

Kapolres Manggarai Timur AKBP I Ketut Widiarta, melalui Kapolsek Borong, Kompol I Wayan Sunarta membenarkan informasi itu.

Baca juga: Tak hanya Banjir, Meluapnya Danau Lido juga Menyebabkan Longsor yang Ambrukkan Dinding Rumah Warga

Saat ini korban meninggal dunia yang berusia 12 tahun sudah dievakuasi ke rumah duka.

Sedangkan dua orang anak kecil yang mengalami luka-luka sudah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo untuk mendapatkan perawatan.

Waspada Bencana Hidrometeorologi

Sementara itu Kepala BPBD NTT, Ambrosius Kodo meminta masyarakat di Provinsi NTT, khususnya di wilayah rawan longsor untuk selalu waspada.

Semua warga harus selalu waspada, karena di wilayah NTT masih berada di musim hujan dengan curah hujan yang sangat tinggi dan berdurasi lama yang mengakibatkan bencana hidrometeorologi berupa longsor maupun banjir.

Berdasarkan laporan yang diterima dari Kepala Pelaksana BPBD Matim, sejauh ini dari bencana longsor tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya alami luka-luka.

Atas kejadian yang menewaskan seorang anak, ia mewakili Pemprov NTT turut berbelasungkawa, semoga keluarga selalu menadapat penghiburan dan yang meninggal memperoleh istirahat yang kekal.

Baca juga: Hujan Deras, Tebing Longsor Hantam Tembok Rumah Warga Kampung Pasir Jawa Bogor hingga Jebol

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan