Soal Tahanan Tewas Karena Sakit, Ini Kata Kadivpas Jawa Timur
Pnjelasan Rutan Gresik almarhum mengeluh sesak nafas, maka pihak Rutan melakukan tindakan cepat dalam memberi pertolongan dan dibawa ke rumah sakit
Penulis:
Toni Bramantoro
Editor:
Eko Sutriyanto
Laporan Wartawan Tribunnews.com Toni Bramantoro
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Terkait adanya tahanan yang meninggal akibat sakit di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Jawa Timur, Asep Sutandar menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, khususnya dalam layanan kesehatan.
“Kami turut berbela sungkawa kepada keluarga tahanan di Rutan Gresik yang ditinggalkan dan tentu sangat menyesalkan kejadian ini. Saat ini jenasah sudah dimakamkan dan keluarga didampingi dari pihak Rutan Gresik," tutur Asep.
Kadivpas Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Asep Sutandar turun langsung bersama tim dari Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kumham Jatim untuk melakukan peninjauan sekaligus memeriksa layanan dan fasilitas Rutan Gresik.
Menurut Asep berdasarkan penjelasan dari pihak Rutan Gresik almarhum mengeluh sesak nafas, maka pihak Rutan langsung melakukan tindakan cepat dalam memberi pertolongan dan pengobatan serta segera membawa almarhum ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.
Baca juga: Soal Tersangka Pembuang Bayi yang Tewas di Gresik, RS Ungkap Fakta BPN Alami Dehidrasi
"Kepala Rutan Gresik menyampaikan bahwa pemberian makanan dan minuman serta layanan lain bagi tahanan sudah dilakukan sesuai SOP. Namun aka kami dalami, evaluasi segera kami lakukan di rutan,” ujar Asep.
Terkait isu pungutan liar pada tahanan, Asep mengungkapkan pihak Kanwil Kemenkumham akan segera melakukan pemeriksaan dan penelusuran.
“Kami sangat terbuka atas segala pengaduan dari masyarakat maupun Warga Binaan. Jika memang ada dugaan pelanggaran peraturan, akan segera kami lakukan pemeriksaan dan jika benar terbukti, sanksi akan diberikan sesuai peraturan yang berlaku,” tambahnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersinergi dalam penyelenggaraan pemasyarakatan, baik dalam pengawasan kinerja maupun layanan pemasyarakatan.
Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting untuk menjaga kinerja baik jajaran pemasyarakatan.
“Masukan dari masyarakat kami perhatikan, bahkan jika ingin turut serta dalam penyelenggaraan pemasyarakatan. Tidak hanya di Rutan Gresik saja, tetapi seluruh UPT Pemasyarakatan di Jawa Timur," katanya.
Prakiraan Cuaca Kota Surabaya Besok Rabu, 27 Agustus 2025, BMKG: Cerah Berawan Sepanjang Hari |
![]() |
---|
Satu Penderita Campak Bisa Menularkan ke 18 Orang, Epidemiolog Ingatkan Strategi 90 Hari |
![]() |
---|
Tebang Pohon di Sekolah Secara Sepihak, Ratusan Siswa SMA di Situbondo Demo, Tuntut Kepsek Mundur |
![]() |
---|
Respons KLB Campak di Sumenep: 70 Ribu Anak Bakal Divaksin Massal Selama Tiga Minggu |
![]() |
---|
Sambangi Pondok Pesantren di Jawa Timur, Kakorlantas Dampingi Kapolri Minta Doa untuk Bangsa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.