Petugas Kebersihan Temukan Mayat Bayi di Tempat Sampah, Diduga Sengaja Dibuang Orang Tuanya
Keberadaan bayi tersebut di bak sampah diperkirakan sudah lebih dari satu hari.
Editor:
Dewi Agustina
AKBP Bimo Ariyanto menjelaskan kronologi dikuburnya janin tersebut di pekarangan rumah M (42) yang juga ayah tiri dari terduga pelaku FD.
Kejadian bermula ketika DP diketahui tengah hamil pada Februari 2024 kemarin, dan memberitahukan kehamilan tersebut pada kekasihnya, FD.
Kedua pasangan yang belum menikah ini tidak berani memberi tahu ke pihak keluarga masing-masing terkait kehamilan DP dan sepakat untuk melakukan aborsi atau menggugurkan kandungan.
"Kedua terduga pelaku ini akhirnya berniat menggugurkan kandungan," terang AKBP Bimo Ariyanto.
Keduanya kemudian membeli obat penggugur kandungan senilai Rp 1,9 juta melalui toko online, di mana FD iuran Rp 1,5 juta dan DP membayar Rp 400 ribu.
Setelah obat yang dipesan sampai, keduanya lantas memesan kamar untuk melakukan eksekusi.
"FD ini mengajak DP jalan-jalan dan menyewa kamar kos di wilayah Gurah untuk menggunakan obat yang sudah dibeli sampai akhirnya keguguran. Jasad janin tersebut kemudian dibersihkan dibawa pulang oleh DP," terang AKBP Bimo Ariyanto.
Beberapa hari setelahnya atau tepatnya pada Senin (4/3/2024) FD mendatangi rumah DP untuk mengambil jasad janin yang dibungkus menggunakan daster warna ungu.
FD kemudian membawanya pulang dan mengubur jasad janin tersebut di pekarangan rumahnya.
Keesokan harinya, ayah tiri FD mencurigai gundukan tanah bekas pemakaman jasad janin tersebut dan menggalinya.
Ditemukanlah janin hasil hubungan terlarang FD dan DP dan selanjutnya dilaporkan pada pihak berwajib.
"Setelah itu, kami melakukan penyelidikan dan kurang dari 24 jam dari penemuan janin, keduanya berhasil diamankan. FD kami amankan di tempat kerja dan DP di rumahnya," ucap AKBP Bimo Ariyanto.
Dari hasil interogasi awal, kedua terduga pelaku mengakui perbuatannya dan saat ini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.
"Saat ini masih dimintai keterangan," ungkap AKBP Bimo Ariyanto.
Sementara itu, barang bukti yang diamankan adalah 2 ponsel, 1 sepeda motor, daster, kain warna putih, 1 cangkul, tas kain warna kuning, 1 potong baju warna abu-abu, dan 1 potong celana pendek warna merah muda.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.