Kecelakaan Maut di Subang
Firasat Saimun Sebelum Kecelakaan Maut, Tak Sangka Sore Itu Jadi Obrolan Terakhir dengan sang Anak
Desi adalah siswi SMK Lingga Kencana Depok yang menjadi korban meninggal dalam kecelakaan maut di Subang, Jawa Barat.
Editor:
Malvyandie Haryadi
Kini jasad Deswi Yulianti sudah dimakamkan bersama 9 korban lainnya yang saat itu terlibat kecelakaan maut.
Bus yang ditumpangi Desi Yulianti bersama puluhan siswa lain beserta sang guru itu terbalik usai mengalami kecelakaan di kawasan Subang, Jawa Barat.
Kini, Saimun hanya bisa pasrah menerima takdir yang harus dijalani oleh keluarganya.
Kepergian Desi Yulianti begitu sangat meninggalkan duka yang mendalam bagi Saimun dan istrinya, Masdewi.
Terlebih, korban merupakan anak satu-satunya hasil buah cinta pernikahan mereka.
Cerita Pemilik Rumah Makan
Diketahui, Bus Putera Fajar sebelum kecelakaan sempat singgah untuk makan malam di sebuah rumah makan.
Setelah makan malam selesai, bus yang mengangkut rombongan dari SMK Lingga Kencana Depok ini beranjak dari rumah makan untuk melanjutkan perjalanan.
Tak lama keluar dari rumah makan, bus tersebut alami kecelakaan di Jalan Raya Ciater, Subang, Jawa Barat.
Ternyata, sebelum kecelakaan, Muslim Nurdin (30) pemilik rumah makan tempat rombongan mengisi perut, sudah mewanti-wanti kepada sopir bus hingga menanyakan kondisi bus yang alami kecelakaan tersebut.
Muslim melakukan tersebut karena ia sadar, rumah makan miliknya berada di turunan jalan, dan sudah terbiasa menanyakan kondisi kendaraan kepada pengunjungnya sebelum pergi untuk melanjutkan perjalanan.
"Saya biasa menanyakan itu (kondisi kendaraan). Kalau ada bus yang trouble (bermasalah), kalau tidak aman jalan, tidak apa-apa tunggu saja di sini,"
"Kita tidak masalah dengan tempat, yang penting untuk keselamatan bersama," ujar Muslim saat ditemui di rumah makannya di Jalan Raya Ciater Subang, Minggu (12/5/2024).
Apalagi, saat para siswa sedang istirahat makan dan salat, Muslim melihat kernet dan sopirnya seperti sedang melakukan perbaikan.
"Ya, yang saya lihat sempat ada melakukan perbaikan di area parkir di atas. Cuma, saya tidak tahu apakah mekanik atau kernetnya,"
Kecelakaan Maut di Subang
Gibran: Study Tour Jangan Dilarang Tapi Pengetatan Armada Transportasinya yang Difokuskan |
---|
Kementerian PPPA: Kecelakaan Maut di Ciater Tak Boleh Jadi Alasan Pelarangan Study Tour Bagi Siswa |
---|
Dedi Mulyadi Minta Kecelakaan Bus di Subang Diusut Tuntas: Jangan Hanya Sopir yang Tanggung Jawab |
---|
Muncul Donasi Palsu Korban Kecelakaan Maut Subang, Ngaku Paman Mahesya, Donasi Terkumpul Rp 11 Juta |
---|
Pemerintah Diminta Tegas ke Pengusaha Otobus dan Tak Batasi Kegiatan Study Tour |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.