Minggu, 31 Agustus 2025

Kisah Persahabatan 2 Pria Berakhir Usai Tebak-tebakan 'Ayam atau Telur Duluan', KM Tewas di Tangan D

Perkelahian dua sahabat ini terjadi hanya karena keduanya berdebat soal tebak-tebakan 'ayam atau telur duluan'.

Penulis: Dewi Agustina
Istimewa
KM (47) meregang nyawa setelah dianiaya sahabatnya sendiri, D di Jalan Poros Raha-Lakapera, Desa Labasa, Kecamatan Tongkuno Selatan, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (24/7/2024) lalu. Foto pelaku D di kantor polisi. 

Tapi ternyata korban diikuti oleh pelaku sambil berlari menuju rumah tempat tinggalnya.

Di depan rumah tersebut yang berjarak sekitar 100 meter, tiba-tiba pelaku kembali dengan membawa sebilah badik.

Pelaku lalu mengejar korban yang mengarah ke bengkel yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumah tempat pertemuan sebelumnya.

Pelaku D tetap mengejar korban.

Lalu korban lari menuju halaman Gereja St Mikhael Labasa.

Baca juga: Aksi Sadis Oknum Bidan di Lampung: Aniaya Nenek Penjual Telur Hingga Hilang Ingatan, Ini Penyebabnya

Pelaku mengikuti korban dengan menggunakan sepeda motor yang ada di bengkel tersebut.

Sesampainya di halaman Gereja St Michael Labasa, pelaku melepas motornya lalu mengejar korban hingga ke jalan poros depan Gereja St Mikhael Labasa.

Ketika pelaku sudah mendapati korban, dia langsung menusukkan badik ke tubuh korban secara berulangkali pada bagian dada.

Saat itu juga korban langsung terbaring telentang di tanah.

Pria di Kendari Tewas Dianiaya Teman
KM (47) meregang nyawa setelah dianiaya sahabatnya sendiri, D di Jalan Poros Raha-Lakapera, Desa Labasa, Kecamatan Tongkuno Selatan, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (24/7/2024) lalu.

Lalu pelaku meninggalkan korban dengan menahan pengendara sepeda motor.

Dia kemudian menyerahkan diri bersama sebilah badiknya kepada pihak Polsek Tongkuno.

Detik-detik Penikaman

Sementara itu saksi Rita Sita mengatakan, pelaku D awalnya sejak pagi sedang bekerja membuat dapur rumahnya.

Lalu sekira pukul 15.00 Wita, korban KM singgah di rumahnya untuk membayar utang.

Melihat korban, pelaku mengajak korban untuk bersama mengkonsumsi miras di tempat tersebut yang sudah disiapkan oleh pelaku dan mengajaknya bermain teka-teki hingga berdebat.

Sebelum penikaman terjadi, saksi LMA yang tengah berada dalam rumahnya mendengar teriakan ibu-ibu dengan mengatakan 'Jangan Norman, Jangan'.

Baca juga: Kronologi Pria di Setu Bekasi Tewas Dibunuh Istri-Anak, Sempat Diracun Detergen Cair tapi Gagal

Halaman
123
Sumber: Tribun Sultra
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan