Siswa Curi Pisang untuk Hidupi Adik
Nasib Siswa SMA di Pati yang Curi Pisang demi Hidupi Adik, Jadi Anak Asuh dan Kerja di Polsek
Nasib AAP (17), siswa SMA di Pati yang diarak warga karena curi pisang demi adik, kini mulai membaik, ia diangkat jadi anak asuh di Polsek Tlogowungu.
Penulis:
Nina Yuniar
Editor:
Nuryanti
AAP merupakan anak kurang mampu. Dia dan adiknya selama ini tinggal dengan kakek mereka.
Kepala desa di Kecamatan Trangkil tempat AAP tinggal mengungkapkan bahwa ibu AAP meninggal dunia pada tahun 2019.
Sedangkan, sang ayah kandung menikah lagi dan pergi meninggalkan AAP serta adiknya tanpa mau bertanggung jawab menafkahi.
AAP dan adiknya pun harus bertahan hidup bersama kakek-nenek mereka dalam keadaan perekonomian yang sulit.
Bahkan, AAP terpaksa harus putus sekolah karena keterbatasan biaya.
Kakek AAP bekerja sebagai buruh serabutan dan mencari rumput pakan kambing.
"Sudah beberapa bulan tidak masuk sekolah. Menurut keterangan dari kakeknya seperti itu," ucap sang Kades.
Dia menyebut, berdasarkan kesepakatan dengan pihak korban serta Pemdes Gunungsari, saat ini AAP berada dalam pengawasannya untuk dibina dan agar tidak mengulangi perbuatannya.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Kisah Pilu Siswa SMA Yang Mencuri Pisang di Pati, Ternyata Hidup Kekurangan Tanpa Orang Tua
(Tribunnews.com/Nina Yuniar) (TribunJateng.com/Mazka Hauzan Naufal) (TribunJatim.com/Ignatia)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.