Minggu, 31 Agustus 2025

Fakta Tewasnya Pasutri di Cikarang Bekasi, Suami Sering KDRT Istri hingga Keguguran

Terungkap fakta di balik peristiwa pasutri ditemukan tewas dalam rumah kontrakan di Cikarang, Bekasi, Selasa (25/2/2025). Si suami kerap KDRT istri.

Penulis: Nina Yuniar
TribunBekasi.com
PASUTRI TEWAS - Tempat kejadian perkara (TKP) ditemukannya jasad pasangan suami istri (pasutri) di kontrakan di Kampung Jati Warung Kobak, Desa Pasirgombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar) pada Selasa (25/2/2025) pagi. Terungkap perangai sang suami yang sering aniaya istrinya. 

TRIBUNNEWS.COM - Pasangan suami istri (pasutri) berinisial YM (36) dan DS (30) ditemukan tewas di sebuah kontrakan di Kampung Jati Warung Kobak, Desa Pasirgombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Selasa (25/2/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.

YM sang suami ditemukan tewas tergantung di kamar mandi, sedangkan jasad DS sudah membusuk di kasur.

Kasus kematian pasutri dalam kamar kontrakan ini masih didalami oleh Jajaran Polres Metro Bekasi.

"Kami masih selidiki ya, walaupun kita temukan si suami tewas tergantung di kamar mandi dan istrinya di kasur," kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustopa, pada Rabu (26/2/2025), dilansir TribunBekasi.com.

Mustopa mengungkapkan adanya dugaan suami membunuh istrinya sebelum mengakhiri hidupnya.

Polisi mendalami bukti-bukti berupa chat dari tiga telepon selular milik korban guna memastikan adanya motif ekonomi yang melatarbelakangi kematian pasutri ini.

Baca juga: Akhir Tragis Pasutri di Tuban, Istri Dibunuh Suami di Kolong Ranjang, Pelaku Kabur dan Akhiri Hidup

"Di chatnya terakhir si istri meminta uang kepada suami. Pokoknya tanggal 24 minta uang, pokoknya harus ada. Chat komunikasi terakhir antara DS dengan YM itu," jelas Mustopa.

"Memang kalau kita membaca, menganalisa sekilas tentang bunyi chat antara istri ke suaminya memang istrinya mendesak minta uang ke suaminya. Apakah itu penyebab terjadinya penganiayaan sehingga meninggal dunia kita masih dalami," lanjutnya.

Suami KDRT Istri

Sementara itu, Puji, kakak DS, mengatakan YM sering bertindak kasar terhadap DS.

Hal itu diketahui Puji berdasarkan keterangan adiknya jauh sebelum ditemukan tewas.

"Diem sih orangnya, tapi pernah ngomong kalau suka main tangan lakinya," ujar Puji di lokasi, Selasa, dilansir Kompas.com.

"Pernah diseret juga di kontrakan yang kejadian itu," sambungnya.

Bahkan, DS juga pernah tiga kali keguguran saat hamil, salah satunya diduga disebabkan karena kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan YM.

"Pernah keguguran perutnya ditekan sama si laki. Tiga kali keguguran," sebut Puji.

 

Diketahui, YM dan DS telah membangun rumah tangga sejak 2021.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan