Tim Khusus Selidiki Kematian Siswa SMA di Asahan, Diduga Dianiaya Oknum Polsek Simpang Empat
Dua tim khusus dibentuk untuk mengungkap kematian siswa SMA di Asahan, Sumatra Utara. Korban diduga alami kekerasan saat ditangkap polis.
Penulis:
Faisal Mohay
Editor:
Nuryanti
"Karena kewalahan, mereka satu sepeda motor tarik lima," bebernya, Selasa (11/3/2025).
Korban dianiaya setelah kejar-kejaran dengan oknum polisi menggunakan sepeda motor.
Baca juga: Dalami Kasus Siswa SMA Tewas setelah Diduga Ditendang Polisi, Polres Asahan Bongkar Makam Korban
"Setelah dikejar, satu orang lompat kemudian lari. Lepas dari kejaran polisi. Saat korban yang lompat, terjatuh dan pengakuan korban saat itu langsung ditendang sebanyak dua kali," lanjutnya.
Korban kemudian dibawa ke Polsek Simpang Empat dan dijemput keluarga karena mengalami sakit.
Ia menerangkan Pandu merupakan yatim piatu dan keluarga sedang berunding untuk melaporkan kasus ini ke Propam Polres Asahan.
"Saat ini sudah dalam proses pemakaman, laporan ini kami masih pertimbangkan apakah akan membuat laporan karena masalah biaya juga," lanjutnya.
Selama sekolah, Pandu selalu latihan fisik karena bercita-cita ingin masuk TNI.
"Dia juga bukan anak yang nakal, saya tau dia juga pelari, dia berprestasi. Terbukti, setiap dia ikuti lomba, dia selalu juara," tandasnya.
Ia membantah keterangan Polres Asahan yang menyatakan Pandu positif menggunakan narkoba.
Baca juga: Siswa SMA di Asahan Tewas Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Korban Dituding Positif Narkoba
"Fitnah, itu tidak benar. Karena saya setiap hari dengan korban. Saya tau persis kehidupan dia (korban). Jangankan sabu, rokok pun tidak," tegasnya.
Hal senada diungkapkan teman korban yang tak mau diungkap identitasnya.
Teman korban mengaku menemani ke Polsek Simpang Empat saat sedang tes urine.
Hasil tes negatif, namun petugas meminta tes urine diulang.
"Saya tau, dua kali dia ini di tes. Pertama negatif, kemudian yang kedua samar-samar. Kami keluar duduk di depan ruangan Kanit Intel, kemudian dia dipanggil masuk dan dinyatakan positif narkoba," jelasnya.
Sebagian artikel telah tayang di TribunMedan.com dengan judul Bongkar Makam Pandu Siregar yang Diduga Dianiya Oknum Polisi, Tim Khusus Dibentuk Polres Asahan
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunMedan.com/Alif Alqodri)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.