Minggu, 31 Agustus 2025

Pelaku Pelecehan Penari Jathil Reog Ponorogo Minta Maaf: Saya Tak Kontrol karena Pengaruh Miras

Terjadi kasus pelecehan terhadap penari Jathil Reog Ponorogo di Desa Tugurejo, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

TribunJatim.com/Pramita Kusumaningrum
KLARIFIKASI - Pelaku pelecehan Djemtono (batu batik) saat minta maaf kepada korban Nuzulul (jilbab hitam) disaksikan tetua reog Ponorogo, Mbah Pur di di Jalan Puspowarno, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jatim, Selasa (13/5/2025) sore. Sebelumnya, sebuah video menggambarkan penari jathil reog Ponorogo dilecehkan viral. Video itu viral di berbagai media sosial. 

Awalnya, video berdurasi 1 menit itu hanya menampakkan jathil menari diiringi dengan gamelan. 

Lalu pada detik ke-39, penari tersebut didatangi seorang pria baju berwarna hitam 

Tak lama berselang, pria itu memukul bagian pantat si penari perempuan. 

Penari jathil pun langsung menghentikan tariannya dan melakukan protes terhadap pria yang memukul pantatnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Pelecehan Penari Jathil Reog Ponorogo, Pelaku Minta Maaf ke Korban, Ngaku Karena Pengaruh Miras.

(Tribunnews.com/Deni)(TribunJatim.com/Pramita Kusumaningrum)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan