5 Fakta Suami Bunuh Istri di Kontrakan Tangsel, Diduga Lakukan KDRT Selama 5 Tahun
Berikut adalah fakta-fakta mengenai kasus suami bunuh istrinya di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten pada Senin (16/6/2025) malam.
Penulis:
Falza Fuadina
Editor:
Siti Nurjannah Wulandari
TRIBUNNEWS.COM - Seorang suami di Kota Tangerang Selatan berinisial JN (37), tega menghabisi nyawa istrinya, RK (25).
Tragedi pembunuhan itu terjadi di sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Rusa IV, Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten pada Senin (16/6/2025) tengah malam.
Pelaku berhasil diamankan oleh polisi dan kasus tersebut kini ditangani oleh Polda Metro Jaya.
“Penanganan perkara tersebut ditangani oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, Rabu (18/6/2025).
Berikut adalah fakta-fakta mengenai kasus suami bunuh istrinya di Ciputat Timur.
5 Fakta Kasus Suami Bunuh Istri di Ciputat
1. Tetangga dengar keributan sebelum tragedi pembunuhan
Tetangga kontrakan pasangan suami istri tersebut, Rahman Hadi Hasibuan atau Opung, mengaku bahwa ia dan istrinya mendengar keributan dari dalam kontrakan yang dihuni oleh pelaku dan korban.
"Jadi sekitar pukul 21.00 WIB, ada suara gaduh-gaduh kecil gitu. Jadi si istri itu agak nangis dan anaknya juga nangis," katanya saat ditemui di kediamannya, Selasa (17/6/2025), dikutip dari TribunBanten.com.
"Sementara si terduga pelaku saya dengar suara kayak sesuatu dibenturkan ke tembok," sambungnya.
Dugaan awal Rahman hanya pertengkaran biasa antara suami istri, jadi ia memilih untuk tidak ikut campur.
Baca juga: Suami Bunuh Istri di Ciputat Timur Tangsel, Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kabur Sambil Gendong Anak
"Dan itu saya sama istri nggak ada perasaan apa-apa. Saya pikir kayaknya lagi ribut (masalah rumah tangga biasa). Jadi saya biarin aja karena gak mau ikut campur," jelasnya.
2. Pelaku mengakui perbuatannya kepada tetangga
Rahman mengatakan, JN tiba-tiba mengetuk jendela rumahnya dan meminta kepadanya untuk menjaga anak pelaku dan korban sekira pukul 00.30 WIB.
"Dia (terduga pelaku) manggil saya, terus saya buka pintu, dia bilang 'tolong pegang anak saya katanya, tapi anaknya enggak mau," ungkapnya.
Tak lama kemudian, kata Rahman, JN mengaku telah membunuh istrinya sendiri.
"Tiba-tiba dia buat pengakuan antara sadar atau enggak sadar, dia buat pengakuan saya sudah bunuh Istri saya, (korban)," kata Rahman.
"Dia bilang 'itu mayatnya ada di kamar, silahkan dilihat kalau enggak percaya'," terang Rahman menceritakan percakapannya dengan terduga pelaku.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.