Berita Viral
Fakta Kasus KDRT Berat Guru Ngaji di Payakumbuh, Korban Alami Pecah Kepala, Pelaku Serahkan Diri
Inilah sederet fakta kasus KDRT berat yang dialami guru ngaji di Payakumbuh, Sumatera Barat. Kondisi korban hingga pelaku serahkan diri ke Polres
Penulis:
Siti Nurjannah Wulandari
Editor:
Pravitri Retno W
TRIBUNNEWS.COM - Inilah sederet fakta kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) berat yang dialami guru ngaji di Payakumbuh, Sumatra Barat.
Kasus penganiayaan suami pada istri tersebut sempat beredar di media sosial.
Pasalnya, pelaku sempat melarikan diri, padahal kondisi korban kritis.
Kondisi korban yang mengalami luka serius karena penganiayaan berat juga menjadi sorotan warganet.
Berikut sederet fakta kasus KDRT guru ngaji di Payakumbuh yang dirangkum Tribunnews.com:
1. Viral di Media Sosial
Kasus penganiayaan guru ngaji di Payakumbuh, awalnya beredar dari WhatsApp group dan dilanjutkan ke Instagram.
Akun @bukittinggipressclub membagikan kejadian tersebut pada 30 Juni 2025.
Hingga artikel ini ditulis, unggahan tersebut sudah dibagikan lebih dari 300 kali.
Dalam keterangan tersebut, seorang istri yang berprofesi sebagai guru ngaji dianiaya suami sendiri menggunakan gunting dan palu.
Baca juga: 2 Fakta Ayah Bunuh Anak Tiri di Banyuwangi, Tersangka Kerap Lakukan KDRT
Kondisi korban dikabarkan sempat kritis. Hal ini membuat kasus KDRT di Payakumbuh viral di media sosial.
2. Korban Luka Serius di Kepala
Setelah viral, TribunPadang.com melakukan konfirmasi dan didapati korban dirawat di Rumah Sakit Otak Muhammad Hatta (RSOMH) Bukittinggi.
Kakak sepupu korban, Yeni, mengungkapkan kepada TribunPadang.com, benar adiknya mendapatkan kekerasan oleh suaminya sendiri.
"Saya diceritakan langsung oleh kakak kandung korban, bahwa pelaku adalah suaminya," sebut Yeni saat ditemui di luar ruangan HCU RSOMH Bukittinggi, Selasa (1/7/2025).
Yeni menyebut korban mengalami kekerasan di bagian kepala dan pada telinga.
3. Kondisi Korban Alami Pecah Kepala, Harus Dioperasi
Pihak RSOMH pun mengungkapkan kondisi korban.
Bagian Pelayanan Medik, dr. Genta Ma Putra, menjelaskan pasien berinisial WP (36) datang ke RSOMH setelah dirujuk dari RS Adnaan WD Payakumbuh.
Sumber: TribunSolo.com
Berita Viral
Bayi 1 Tahun Meninggal karena Ruangan RS Penuh, RSUD Palabuhanratu: Benar-benar Pukulan untuk Kami |
---|
Ustaz Terkenal di Bandung Dilaporkan Kasus KDRT, Anak Perempuan Ngaku Dipukul dan Diludahi |
---|
Pengacara Vidio Bantah Langsung Tempuh Jalur Hukum ke Nenek Endang Imbas Dugaan Nobar Liga Inggris |
---|
Viral Video Dosen Lempar Skripsi, Mahasiswa Emosi Gebrak Meja: Kenapa Mempersulit Kami? |
---|
Satpol PP Ugal-ugalan di Boyolali, Mobilnya Hampir Tabrak Bocah Naik Sepeda |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.