Sabtu, 30 Agustus 2025

Kapal Tenggelam di Selat Bali

Tim SAR Gabungan Evakuasi 3 Jenazah Diduga Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Tim SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi tiga jenazah pada hari kesembilan operasi SAR musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

Editor: Erik S
Istimewa via Surya.co.id
KAPAL TENGGELAM DI SELAT BALI - Foto memperlihatkan KMP Tunu Pratama Jaya saat bersandar. KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali, Rabu (2/7/2025) malam, saat berlayar menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Tim SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi tiga jenazah yang diduga korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, pada Kamis (10/7/2025).

Tim menemukan jenazah tersebut pada hari kesembilan operasi SAR musibah tenggelamnya kapal feri jenis Ro-ro tersebut.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan BASARNAS, R. Eko Suyatno mengatakan korban ke-43 ditemukan pada Rabu (10/7/2025) pukul 16.23 WIB, di sekitar perairan pantai Perpat, Sembulungan, Banyuwangi.

Baca juga: Menhub Dudy: 42 Korban KMP Tunu Pratama Jaya Telah Ditemukan

Proses evakuasi jenazah tersebut berjalan cukup lama karena kondisi cuaca perairan selat Bali yang tidak bersahabat.

Jenazah baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 22.30 WIB ke Pantai Satelit Muncar.

Kemudian sekitar pukul 04.00 WIB, tim SAR gabungan menerima informasi adanya satu jenazah di sekitar pantai Plengkung.

"SRU darat dari pihak Kepolisian setempat yang dibantu warga sekitar kemudian menuju ke lokasi untuk mengevakuasinya," katanya.

Selain itu, tim SAR gabungan juga mendapatkan informasi bahwa ada nelayan yang melihat satu jenazah di perairan pantai Perancak sekitar pukul 03.00 WITA.

Dalam proses evakuasinya, tim SAR gabungan kembali menghadapi kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

Jenazah ketiga baru berhasil dievakuasi ke darat melalui pantai Pebuahan sekitar pukul 08.55 WITA.

"Semua jenazah yang ditemukan ini, selanjutnya dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi guna dilakukan identifikasi oleh tim DVI Sidokkes Polresta Banyuwangi - Bidokkes Polda Jatim," katanya.

Ia mengatakan bahwa upaya pencarian di permukaan air pada hari kesembilan dilaksanakan sesuai dengan rencana operasi. SRU laut kembali memfokuskan upaya pencarian di sektor selatan.

Baca juga: Cerita Nelayan Bali Temukan Jenazah Korban Tenggelam KMP Tunu di Laut: Dikerumuni Burung

"Ada 11 sektor yang disisir oleh SRU laut dengan mengerahkan sejumlah kapal-kapal besar," katanya.

Menurutnya kondisi cuaca di perairan selat Bali pada hari kedelapan pencarian ini dominan berawan tebal, angin bertiup kencang dengan kecepatan 6 – 25 knots. Ketinggian gelombang maksimal berkisar antara 2,5 – 4 meter, serta kecepatan arus permukaan 3 m/s.

Upaya pencarian juga dilakukan melalui jalur darat di sepanjang pesisir pantai di selat Bali, baik di sisi Banyuwangi maupun Bali.

"Upaya penyisiran darat ini melibatkan personel gabungan dari unsur TNI, POLRI, relawan dan masyarakat sekitar," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 45 orang korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Putra telah ditemukan, dengan rincian 30 orang ditemukan selamat dan 15 orang dalam kondisi meninggal.

Sumber: Tribun Kaltara
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan