Sabtu, 30 Agustus 2025

Kapal Tenggelam di Selat Bali

Menhub Dudy: 42 Korban KMP Tunu Pratama Jaya Telah Ditemukan

Salah satu jenazah yang ditemukan di Pantai Pebuahan telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim. 

dok. Kompaas/Elsa Catriana
KAPAL TENGGELAM - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Per hari ini, proses pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya memasuki hari kesembilan.  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan, sebanyak 42 korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya telah ditemukan.

Dari total tersebut, 12 orang dinyatakan meninggal dunia dan 30 orang lainnya dinyatakan selamat.

"KMP Tunu Pratama Jaya, hari ini (Rabu) ditemukan lagi 2 ya, jadi dari 65, baik jumlah kru maupun penumpang, 30 ditemukan selamat, kemudian 12 juga meninggal. Jadi 42 yang sebenarnya ditemukan, alhamdulillah," kata Menhub Dudy saat Media Briefing di Jakarta, dikutip Kamis (10/7/2025).

Baca juga: Anif Sempat Tinggal di Lokasi Penemuan Mayat, Jaga Jenazah Korban KMP Tunu Agar Tak Hilang

Per hari ini, proses pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya memasuki hari kesembilan. 

Dudy menyatakan bahwa Basarnas melanjutkan waktu pencarian selama tiga hari.

"Informasi terakhir bahwa Basarnas akan memperpanjang 3 hari sementara untuk memperpanjang pencarian korban kecelakaan ini," tutur Menhub Dudy.

Menhub Dudy berharap dengan adanya penambahan waktu pencarian, Basarnas dapat menemukan kembali korban KMP Tunu Pratama Jaya

"Kami berharap kami bisa menemukan lagi, mudah-mudahan masih ada yang selamat, tapi kami berharap, kami mohon doa restunya dari masyarakat Indonesia bahwa kami melakukan yang terbaik untuk penumpang semua korban dari kecelakaan ini," jelasnya.

Mengutip Kompas, dua jenazah yang diduga merupakan korban kecelakaan kapal tersebut ditemukan di lokasi berbeda, yaitu di perairan Gilimanuk, Jembrana, Bali, dan Pantai Pebuahan, Negara, Jembrana, Bali pada Rabu (9/7/2025).

Salah satu jenazah yang ditemukan di Pantai Pebuahan telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim. 

"Satu jenazah yang berhasil diidentifikasi adalah korban yang ditemukan di Pantai Pebuahan, atas nama Putu Mertayasa, 43 tahun, laki-laki, beralamat di Anturan, Buleleng, Bali," ungkap Kasubdit Dokpol Polda Jatim, AKBP Adam Bimantoro.

Proses identifikasi dilakukan berdasarkan data sidik jari, medis, dan properti yang ditemukan bersama jenazah.

Sementara itu, satu jenazah lainnya yang ditemukan di lokasi berbeda belum dapat diidentifikasi karena kondisinya yang sudah mengalami pembusukan lanjut. 

Tim DVI berencana melakukan tes DNA untuk mengungkap identitasnya.

"Sidik jarinya sudah tidak bisa diperiksa. Untuk mengungkap identitasnya, selanjutnya tim akan melakukan tes DNA," ujar Adam.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan