Kapal Tenggelam di Selat Bali
Operasi Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya Kembali Diperpanjang, Ini Alasannya
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas R Eko Suyatno menjelaskan, operasi SAR yang harusnya berakhir setelah perpanjang tiga hari
Editor:
Erik S
TRIBUNNEWS.COM, BANYUWANGI- Badan SAR Nasional (Basarnas) mengatakan operasi SAR pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya kembali diperpanjang, Jumat (11/7/2025).
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas R Eko Suyatno menjelaskan, operasi SAR yang harusnya berakhir setelah perpanjang tiga hari, akan kembali diperpanjang.
Artinya, operasi SAR masih akan berlangsung setidaknya hingga hari ketiga belas alias Senin (14/7/2025).
Baca juga: Korban Tewas KMP Tunu Pratama Jaya Asal Malaysia Dimakamkan di Banyuwangi, Ini Penjelasan Polisi
"Kami telah melaporkan ke Kementerian Perhubungan dan koordinator pencarian yakni Kepala Basarnas, hasilnya pencarian kami lanjutkan," kata Eko.
Eko menjelaskan, salah satu pertimbangan perpanjangan operasi SAR adalah masih ditemukannya korban-korban KMP Tunu Pratama Jaya.
Dalam beberapa hari terakhir, jumlah jenazah korban KMP Tunu Pratama Jaya ditemukan secara beruntun di perairan sekitar Banyuwangi dan Bali.
Pada awal operasi SAR, total korban meninggal yang ditemukan berjumlah 6 orang. Kini, hingga pencarian hari kesepuluh, jumlahnya bertambah menjadi 17 korban meninggal.
Dua jenazah terakhir ditemukan di perairan wilayah Blimbingsari dan Muncar pada Jumat (11/7/2025). Dari total jumlah korban meninggal, tiga jenazah masih dalam proses identifikasi.
Selain pencarian korban, tim SAR gabungan juga masih akan befokus pada pencarian bangkai KMP Tunu Pratama Jaya.
Baca juga: Tim SAR Gabungan Evakuasi 3 Jenazah Diduga Korban KMP Tunu Pratama Jaya
Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada II Laksma TNI Endra Hartono menjelaskan, lokasi bangkai kapal hampir diduga pasti berada di perairan berjarak 3,6 km sisi selatan dari kabel bawah laut milik PLN.
Tim SAR gabungan hanya tinggal memastikan objek tersebut dengan perekaman kamera bawah laut melalui ROV. Hanya saja, upaya perekaman gambar belum dapat dilakukan karena arus Selat Bali yang deras.
"Informasi yang kami terima, arus deras bawah laut masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan," kata Endra.
Penulis: Aflahul Abidin
Artikel ini telah tayang di Tribunjatim-timur.com dengan judul Pencarian Korban KMP Kembali Diperpanjang, Selama Korban Masih Ditemukan
Sumber: Tribun Jatim
Kapal Tenggelam di Selat Bali
15 dari 17 Jenazah Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Berhasil Diidentifikasi |
---|
Sesuai Wasiat, WN Malaysia Korban Tenggelamnya KMP Tunu Dimakamkan di Banyuwangi |
---|
Korban Tewas KMP Tunu Pratama Jaya Asal Malaysia Dimakamkan di Banyuwangi, Ini Penjelasan Polisi |
---|
Tim SAR Gabungan Evakuasi 3 Jenazah Diduga Korban KMP Tunu Pratama Jaya |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.