Berita Viral
TikToker asal Lumajang Diteror Paket COD selama Sepekan: dari Komputer hingga Springbed
Seorang TikToker asal Lumajang menjadi korban teror COD selama sepekan berturut-turut. Adapun barang yang diterima berupa PS hingga springbed.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Garudea Prabawati
TRIBUNNEWS.COM - TikToker asal Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, bernama Agus Harianto, diteror lewat paket yang dikirim dengan sistem pembayaran berupa bayar di tempat atau cash on delivery (COD).
Padahal, paket-paket tersebut tidak pernah dipesan oleh Agus. Agus mengaku total harga paket COD yang sampai mencapai lebih dari Rp20 juta.
"Total nilai barangnya lebih dari Rp 20 juta. Saya tidak pernah memesan makanan, barang elektronik, ataupun springbed. Semua pesanan itu dari toko berbeda, tetapi akun pemesannya sama, memakai nama saya," ujar Agus, dikutip dari Kompas.com, Senin (14/7/2025).
Dia mengatakan seluruh paket itu dikirim ke kediaman orang tuanya. Pasalnya, saat pendaftaran di berbagai platform, Agus mengaku memakai alamat orang tuanya.
Namun, saat ini, dia menegaskan sudah pindah dari rumah orang tuanya dan memiliki kediaman sendiri.
Baca juga: Sosok Zainal Arifin, Guru PAUD yang Viral Aniaya Kurir COD di Pamekasan, Terancam Dipecat dari PNS
Agus mengatakan seluruh paket tersebut sempat diterima orang tuanya. Beruntung, tidak langsung dibayarkan ke kurir oleh orang tua.
"Untungnya orangtua saya tidak langsung membayar, mereka sempat menelepon dulu. Tapi kami tetap waswas. Kurirnya juga ada yang marah-marah karena merasa ditipu," tambahnya.
Agus menduga seluruh teror paket COD ini berkaitan dengan aktivitasnya di dunia maya.
Pasalnya, sebagai TikToker, dia kerap aktif melakukan kritik kepada pemerintah.
"Sering bikin konten nyolek pemerintah, kadang juga dapat ancaman. Ada yang bilang, ‘awas, paket datang’, dan sebagainya," ujarnya.
Dikirimi PlayStation hingga Springbed
Kasi Humas Polres Lumajang, Iptu Untoro, mengungkapkan Agus sudah melaporkan kasus yang dialaminya tersebut ke kepolisian.
Dia mengatakan Agus membuat laporan pada Rabu (9/7/2025) lalu.
"Betul, jadi Saudara Agus Hariyanto, pada Rabu 9 Juli 2025 mengirimkan surat yang berisi pengaduan kepada Polres Lumajang," kata Untoro, dikutip dari program Kompas Malam di YouTube Kompas TV, Senin pagi.
Untoro juga membenarkan bahwa Agus melaporkan kasus teror paket COD tersebut ke Polres Lumajang.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.