Viral Puluhan Orang Berbaju Putih Lakukan Ritual Mirip Tawaf di Gunung Lawu
Hari juga menyebut bahwa kejadian ini baru pertama kali terjadi di kawasan Gunung Lawu. Diduga terkait ritual bulan Suro
Editor:
willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, KARANGANYAR – Sekelompok orang misterius berpakaian serba putih melakukan ritual mirip tawaf di puncak Gunung Lawu, tepatnya di Hargo Dumilah di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Baca juga: Malam 1 Suro, Lebih dari 380 Orang Lakukan Pendakian Gunung Lawu
Sekelompok orang tersebut diketahui naik melalui jalur pendakian Cemoro Sewu atau melalui Magetan, Jawa Timur.
Video kegiatan mereka di puncak Hargo Dumilah viral di media sosial. Dalam video tersebut tampak orang-orang berpakaian serba putih duduk menghadap Tugu Triangulasi.
Mereka kemudian bernyanyi menggunakan langgam Jawa berisi pujian kepada Tuhan dan utusan-Nya.
Dalam video lain berdurasi 34 detik, kelompok ini juga terlihat melakukan tawaf atau mengelilingi tugu dengan arah searah jarum jam, berbeda dari arah putaran tawaf jemaah haji pada umumnya.
Suasana hening dan gerakan teratur mereka menambah kesan khusyuk dari ritual tersebut.
Dikonfirmasi soal hal tersebut Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Hari Purnomo menyatakan bahwa kelompok tersebut tidak melalui pintu pendakian resmi di wilayah Karanganyar.
"Sudah kami cek, mereka tidak masuk ke salah satu gerbang pendakian gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar," kata Hari, Senin (14/7/2025).
Menurutnya, kelompok itu naik sejak Kamis (10/7/2025), namun mereka mengenakan pakaian biasa dari bawah dan baru mengenakan jubah putih saat sudah berada di atas.
Baca juga: Sosok Saelan, Penerus Warung Legendaris Mbok Yem di Puncak Gunung Lawu
"Jadi naiknya Kamis dan mereka dari bawah menggunakan pakaian biasa," kata dia.
Hari juga menyebut bahwa kejadian ini baru pertama kali terjadi di kawasan Gunung Lawu.
"Kalau dari penganut kepercayaan tidak sampai seperti itu, menggunakan jubah putih dan mengelilingi Hargo Dumilah, kami mengimbau kepada petugas penjaga pendakian di Gunung Lawu untuk memperketat pengawasan masuk keluar orang yang mendaki, karena ini pertama kali terjadi," ujarnya.
Relawan Anak Gunung Lawu (AGL), Best Haryanto, menambahkan bahwa kelompok tersebut sempat mampir ke Bancolono, sebuah situs ritus yang terletak di sekitar Cemoro Kandang, Desa Gondosuli, Tawangmangu, sebelum melakukan pendakian.
"Mereka sempat ke sini hari Rabu sebelum naik mendaki gunung," katanya singkat.
Ia menjelaskan bahwa sekitar 30 orang dalam rombongan tersebut berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali, dan kedatangan mereka berkaitan dengan ritual spiritual di bulan Suro.
Baca juga: Pria Bandung yang Meninggal Dunia Saat Mendaki Gunung Lawu Ternyata Punya Riwayat Penyakit Jantung
"Intinya katanya mau naik ya tapi nggak tahu naiknya kapan, intinya mau nginap dulu begitu tapi ya mau nginap sambil nunggu teman-temannya gitu," ucapnya.
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul 'Kelompok Berpakaian Putih di Puncak Lawu Karanganyar: Lantunkan Langgam Jawa Keliling Triangulasi'
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.