Sabtu, 30 Agustus 2025

Berita Viral

Awal Mula Macan Tutul Lepas dari Kandang Lembang Park Zoo, Wisata Ditutup Sementara

Lembang Park & Zoo ditutup sementara usai seekor macan tutul lepas dari kandang karantina, Kamis pagi. Tim gabungan masih lakukan pencarian intensif.

Penulis: Faisal Mohay
Tribun Jabar/Kemal Setia Permana
HARGA TIKET MASUK - Pengunjung memberi makan gajah Sumatera yang menjadi koleksi satwa baru Lembang Park and Zoo di Jalan Kolonel Masturi, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (13/6/2021). Wisata ini ditutup sementara setelah seekor macan tutul kabur dari kandang. 

TRIBUNNEWS.COM - Objek wisata Lembang Park & Zoo ditutup sementara setelah ada seekor macan tutul lepas dari kandang, Kamis (28/8/2025) pagi.

Kebun binatang ini terletak di jalan Kolonel Masturi No.171, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat.

Dibuka sejak Desember 2019 dengan menggabungkan taman rekreasi dan kebun binatang dalam satu area seluas 25 hektare.

Hingga kini, proses pencarian matan tutul masih dilakukan oleh petugas internal, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, TNI dan Polri.

Macan tutul yang lepas dari kandang berusia sekitar 3,5 tahun yang menunjukkan hewan ini sudah memiliki kemampuan berburu dan naluri bertahan hidup yang kuat.

Hewan tersebut tiba di Lembang Park Zoo pada Selasa (26/8/2025) lalu setelah ditemukan di wilayah Kuningan.

Humas Lembang Park & Zoo, Miftah Setiawan, menerangkan macan tutul hendak diobservasi sebelum dilepasliarkan ke kawasan Gunung Ciremai akhir bulan ini.

"Di sini dititipkan untuk dicek kesehatan, diobservasi, hingga siap dilepaskan di Gunung Ciremai," ungkapnya, dikutip dari TribunJabar.id.

Ia menerangkan pengelola memasang kamera CCTV memantau aktivitas macan tutul selama di kandang.

Pada Kamis (28/8/2025) sekitar pukul 04.00 WIB, macan tutul masih berada di kandang.

"Jam 05.00 WIB hingga 05.30 WIB pagi dia sudah kabur. Sudah tidak ada," lanjutnya.

Baca juga: Macan Tutul Teror Warga Perbatasan Kuningan, Alih Fungsi Hutan Diduga Jadi Penyebab

Hewan karnivora itu menjebol besi penghalang kandang hingga atap.

"Betul dari atap, ada jaring juga yang dijebol. Jadi menjelang matahari di situ dia mungkin stres, kemudian menjebol pengaman dari karantina kami. Bagian atap," sambungnya.

Pegelola langsung melakukan koordinasi untuk menutup wisata sementara hingga macan tutul dapat diamankan.

"Pukul 06.00 WIB pagi itu sudah kumpul untuk melakukan pencarian," tukasnya.

Kepala BBKSDA, Jawa Barat, Agus Arianto, mengaku mencari keberadaan macan tutul dengan mencari jejak kaki dan kotorannya.

Anjing pelacak juga dikerahkan dan ia memastikan macan tutul masih di sekitar Lembang Park Zoo.

"Di dalam, sekitar area kebun binatang. Jadi kemungkinan besar satwa masih berada di area dalam sekitar sini," tandasnya.

Baca juga: Camat Sebut Kawasan Hutan Hantara Kuningan Jadi Habitat Macan Tutul

Drone thermal digunakan untuk melacak pergerakan macan tutul.

Drone thermal adalah jenis drone yang dilengkapi dengan kamera pencitraan termal untuk mendeteksi dan merekam suhu panas dari objek atau lingkungan.

“Tim Dinas Kehutanan juga menggunakan alat thermal untuk mendeteksi pergerakan satwa. Mudah-mudahan segera terdeteksi,” katanya.

Salah satu pengunjung bernama Tris mengaku kecewa Lembang Park & Zoo ditutup padahal ia telah tiba sejak pagi.

Sejumlah petugas disiagakan untuk meminta pengunjung putar balik.

"Ditutup, katanya ada perbaikan. Dibilang kecewa ya sudahlah, karena sudah pernah juga ke sini," katanya.

Sebagian artikel telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Macan Tutul yang Lepas dari Kandang di Lembang Park & Zoo Baru 2 Hari Nginap, Sedang Diobservasi

(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJabar.id/Rahmat Kurniawan)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan