Minggu, 31 Agustus 2025

Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru, Beras Murah Dibagikan ke Masyarakat

Lonjakan harga sembako di Pekanbaru direspons kepolisian dengan penyaluran beras murah untuk menjaga akses pangan dan stabilitas ekonomi warga.

Penulis: Glery Lazuardi
Istimewa
PANGAN MURAH - Anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Riau melalui Subdit Regident menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (30/8/2025). Kegiatan ini digelar untuk membantu warga di tengah kenaikan harga pangan di wilayah tersebut. 

TRIBUNNEWS.COM - Lonjakan harga sembako di Kota Pekanbaru, Riau, mendorong Direktorat Lalu Lintas Polda Riau menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan ini berlangsung serentak di dua titik pada Sabtu (30/8/2025), yakni di Jalan Jenderal Ahmad Yani depan Gereja Santa Maria dan halaman Kantor UPTD Jalan Cempaka Gang Pe’eng, Kecamatan Sukajadi.

Selama kegiatan berlangsung, sebanyak 400 karung beras ukuran 5 kilogram atau setara 2 ton disalurkan kepada warga dengan harga Rp60 ribu per karung. Ratusan warga memadati lokasi sejak pagi, mengantre untuk mendapatkan beras murah yang dinilai lebih baik mutunya dibanding harga pasar.

“Polri berupaya hadir bukan hanya dalam memberikan pelayanan lalu lintas, tetapi juga meringankan beban masyarakat. Melalui program ini diharapkan masyarakat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Kasubdit Regident AKBP Fatikh Dedy Setyawan kepada wartawan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat yang dijalankan Polri bersama Bulog di berbagai daerah, sebagai respons atas kenaikan harga pangan yang signifikan.

Dirlantas Polda Riau Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat menegaskan bahwa GPM adalah strategi Polri untuk menjaga stabilitas pangan sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat.

"Polri ingin memastikan akses masyarakat terhadap bahan pokok tetap terjaga. Kehadiran program ini juga menjadi wujud pengabdian kami kepada masyarakat, baik dalam menjaga keamanan lalu lintas maupun menjawab kebutuhan dasar masyarakat,” tegas Taufiq.

Kenaikan harga sembako di Pekanbaru dipengaruhi oleh cuaca ekstrem, gangguan distribusi, dan fluktuasi nilai tukar rupiah. Berdasarkan data Agustus 2025, harga beras medium mencapai Rp14.000/kg, beras premium Rp16.000–Rp16.500/kg, cabai merah bukit Rp73.000/kg, cabai rawit Rp67.500/kg, bawang merah Rp39.000–Rp39.500/kg, bawang putih Rp40.000/kg, daging sapi Rp145.000/kg, telur ayam ras Rp52.000/papan, dan minyak goreng curah Rp18.717/liter.

Baca juga: Lonjakan Harga Beras, Pengamat Desak Bapanas Ambil Langkah Cepat

Selain menyalurkan beras, personel Ditlantas Polda Riau juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyapa pengendara dan memberikan edukasi tentang tertib berlalu lintas.

“Kehadiran Polantas dalam kegiatan ini menghadirkan wajah humanis, membantu kebutuhan pokok sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara,” kata Fatikh.

Kegiatan berlangsung aman dan tertib, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Polda Riau berharap langkah ini menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara institusi dan rakyat, sekaligus menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di daerah.

Anton, salah satu warga yang membeli beras murah, mengaku sangat terbantu.

“Kami berharap program seperti ini berlanjut agar masyarakat semakin terbantu,” ucapnya.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan