Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI
Sudah Teriak Medis, Sopir Ambulans Tetap Dihajar Polisi, Wakapolresta Solo: Langsung Kita Tindak
Sopir ambulans di Solo dihajar polisi saat berupaya mengevakuasi pendemo yang terkena gas air mata
Penulis:
Nanda Lusiana Saputri
Editor:
Nuryanti
"Saya sedang membukakan jalur untuk ambulans karena ada korban gas air mata. Tiba-tiba saya diberhentikan polisi."
"Tanpa alasan yang jelas, saya langsung dihajar, motor saya ditendang. Saya coba lari, tapi belum sempat turun dari motor," ucapnya kepada TribunSolo.com.
Ia pun berusaha mencari perlindungan dengan berlari ke ambulans yang berada di belakangnya.
Namun, ia masih dikejar dan kembali mendapat kekerasan fisik.
"Saya minta perlindungan ke mobil ambulans di belakang saya, tapi saya tetap dikejar, dipukul, dan ditendang."
"Sopir ambulans turun untuk melindungi saya, tapi justru dia juga kena pukul di bagian kepala hingga mengalami luka bocor," bebernya.
Beruntung, ia berhasil masuk ke dalam ambulans dan segera mengunci pintu. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit oleh rekan-rekannya.
"Saya sempat ditarik oleh mereka, tapi teman-teman saya berhasil menarik saya masuk ke ambulans."
"Setelah itu, kami langsung dibawa ke rumah sakit. Saya ke Panti Waluyo, teman saya ke RS PKU Muhammadiyah Solo," tandasnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Kronologi Sopir Ambulans Dihajar Polisi saat Evakuasi Pendemo di Solo, Padahal Sudah Teriak Medis
(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin/Mardon Widiyanto)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.