Kamis, 23 April 2026

Program Makan Bergizi Gratis

Jumlah Siswa Diduga Keracunan MBG di Garut Bertambah, Kini Jadi 569 Orang

Korban keracunan diduga akibat menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengalami kenaikan signifikan.

TribunJabar.id/Sidqi Al Ghifari
KERACUNAN MBG - Pelajar yang diduga keracunan MBG di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dirawat di Puskesmas Kadungora, Rabu (17/9/2025). Para pelajar tersebut berasal dari tiga sekolah di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut. 

TRIBUNNEWS.COM - Korban keracunan diduga akibat menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengalami kenaikan signifikan.

MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan gizi bagi anak sekolah.

Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, mencatat hingga Kamis (18/9/2025) kemarin, terdapat penambahan korban hingga 569.

"Hingga saat ini jumlah yang diduga mengalami keracunan ada 569 orang," ujar Kepala Dinas Kesehatan Garut, Leli Yuliani, seperti dikutip TribunJabar.id, Kamis malam.

Ia menyatakan, bertambahnya korban didominasi oleh murid sekolah dasar (SD), setelah sebelumnya korban dari sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), dan Madrasah Aliyah (MA).

Ia menyebut, mayoritas korban mengalami gejala ringan sampai harus ditangani atau dirawat di puskesmas.

"Total pasien yang sempat dirawat inap mencapai 30 orang. Dari jumlah itu, 11 orang sudah dipulangkan, sementara 19 orang lainnya masih mendapat perawatan," terangnya.

Sebelumnya, Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, mengatakan ada 194 pelajar yang diduga keracunan menu MBG di Garut.

Mereka mengalami gejala ringan, sedangkan yang harus menjalani perawatan berjumlah 19 orang di mana sehari sebelumnya hanya 14 orang.

"Sebanyak 19 siswa ini sekarang sedang menjalani perawatan di Puskesmas Kadungora," ujar Yugi kepada wartawan, Kamis.

Menurutnya, peristiwa tersebut diduga berawal selepas korban menyantap hidangan MBG. 

Baca juga: Marak Kasus Keracunan MBG, Anggota DPR Kritik BGN Buat Dapur Asal Jadi

Menu yang disajikan saat itu adalah nasi putih, tempe orek, ayam woku, lalapan sayur, dan buah stroberi.

"Kami telah melakukan penyelidikan, meminta keterangan saksi, mengirimkan sampel bekas makanan dan muntah ke laboratorium, berkoordinasi dengan puskesmas," ungkap Yugi.

Biaya Pengobatan Ditanggung Pemkab

Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina, sempat menengok belasan pelajar yang alami gejala keracunan diduga setelah menyantap MBG.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved